Menu

Dark Mode
Gempa M 4,7 Guncang Pariaman Minggu Pagi Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Masih Bergulir, 4 Prajurit TNI Ajukan Banding Sudah Mendunia: Gebrakan Baru Nasi Padang Keliling Bukti Eksistensinya Tak Tergerus Zaman Proyek Jembatan Rp 25 Miliar di Padang Pariaman Ambruk, Kejati Sumbar Tetapkan 3 Tersangka Minangkan Indonesia: Pesona Lagu Minang Menembus Pasar Nasional Menikmati Sawah dan Pantai Menuju Festival Tabuik Pariaman dengan Tiket Rp 5.000

Daerah

Sejumlah Pohon Tumbang Akibat Hujan Deras di Padang

badge-check


Dok. Humas BPBD Padang Perbesar

Dok. Humas BPBD Padang

Covesia.co.id – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Padang pada Selasa (16/6/2026) sore memicu pohon tumbang di sejumlah titik. Salah satu dampak terparah terjadi di RT 02 RW 02 Gates, Kelurahan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung, di mana sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa rumah warga.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.15 WIB saat cuaca buruk melanda kawasan tersebut.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengonfirmasi bahwa pohon yang tumbang merupakan jenis pohon Dadok dengan dimensi yang cukup besar, sehingga langsung berdampak pada struktur bangunan di bawahnya.

“Benar, kita menerima laporan adanya pohon tumbang jenis Dadok dengan panjang sekitar 20 meter dan diameter mencapai 70 sentimeter. Pohon tersebut rebah akibat tidak kuat menahan hantaman hujan dan angin kencang,” ujar Hendri Zulviton, Selasa (16/6/2026) malam.

Hendri memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri saat mendengar suara patahan pohon. Namun, akibat hantaman batang pohon yang berat, rumah korban mengalami kerusakan dengan taksiran kerugian materiil mencapai jutaan rupiah.

“Alhamdulillah, korban jiwa nihil. Untuk kerugian materiil akibat kerusakan atap dan dinding rumah diperkirakan mencapai Rp 2.000.000,” tambahnya.

Mendapat laporan darurat, BPBD Kota Padang langsung mengerahkan Anggota Rescue Penanggulangan Bencana (PB) ke lokasi. Proses evakuasi dan pembersihan dipimpin langsung oleh Kalaksa BPBD bersama Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL).

Hingga malam ini, tim gabungan masih terus berjibaku di lapangan untuk memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin (chainsaw) agar rumah warga bisa segera diperbaiki.

Evakuasi ini berjalan dinamis berkat kerja sama solid dari berbagai unsur, seperti BPBD Kota Padang, pihak Kecamatan Lubuk Begalung, pihak Kelurahan Gates, Kelompok Siaga Bencana (KSB) Gates, serta warga masyarakat sekitar.

Menyikapi cuaca kota Padang yang tidak menentu, Hendri Zulviton mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di dekat pohon-pohon besar yang rawan tumbang.

“Kami meminta warga untuk selalu berhati-hati saat hujan deras disertai angin kencang. Jika melihat ada pohon yang sudah lapuk atau rawan tumbang di sekitar pemukiman, segera laporkan ke BPBD agar bisa dilakukan penanganan dini,” tutup Hendri.

Facebook Comments Box

Kabar lainnya

Sudah Mendunia: Gebrakan Baru Nasi Padang Keliling Bukti Eksistensinya Tak Tergerus Zaman

21 June 2026 - 01:52 WIB

Menikmati Sawah dan Pantai Menuju Festival Tabuik Pariaman dengan Tiket Rp 5.000

20 June 2026 - 05:18 WIB

KAI Sumbar Pastikan Layanan Tetap Aman dan Tertib Saat Puncak Perayaan Tabuik Pariaman

20 June 2026 - 04:52 WIB

Bukan Dapat Restu Malah Dapat Malu, Terduga Maling Ini Diciduk di Rumah Pacarnya

19 June 2026 - 03:51 WIB

Petani Sawit Dharmasraya bisa Senyum Sumringah, Harga TBS Sawit Tembus Rp3.684 per Kilogram, Rata-rata Harian Capai Rp3.402

17 June 2026 - 18:15 WIB

Trending Topik Daerah