Menu ✖

Mode Gelap
LBH Padang Soroti Dugaan Diskriminasi Pendampingan Polwan Korban Kekerasan Seksual di Mabes Polri Lima Hari Hilang di Solok Selatan, Pemancing Asal Kerinci Ditemukan Meninggal Dunia DPRD Sumbar Temukan 22 Aset Bermasalah Senilai Rp79 Miliar, Rp54,52 Miliar Menganggur Prakirakan Cuaca Sumbar 7 November 2026, Enam Daerah Ini Berpotensi Hujan Masyarakat Pandai Sikek Tolak Trase Tol, Bukan Pembangunannya Bus AKDP Arah Utara Dipusatkan di Terminal Anak Air, Penumpang Justru Terbebani Ongkos Tambahan

News

22 Jiwa Dilaporkan Meninggal Akibat Bencana Alam Sumbar, Pencarian Korban Masih di Fokuskan di Kabupaten Agam

Redaksi Covesiabadge-check

22 Jiwa Dilaporkan Meninggal Akibat Bencana Alam Sumbar, Pencarian Korban Masih di Fokuskan di Kabupaten Agam Perbesar

Covesia.co.id – Badan SAR Nasional (Basarnas) Padang mencatat 22 korban jiwa meninggal dunia akibat rentetan bencana alam yang melanda wilayah Sumatera Barat dalam beberapa hari terakir.

Jumlah korban yang dilaporkan sementara ini terhitung sejak operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dimulai.

Kepala Basarnas Padang, Abdul Malik, mengungkapkan bahwa data tragis ini didominasi oleh dampak parah di Kabupaten Agam.

“Jumlah korban meninggal dunia yang kami temukan dalam operasi SAR ini mencapai 22 orang. Mayoritas, yaitu 21 korban, berasal dari Kabupaten Agam,” tegas Abdul Malik pada Jumat (28/11).

Disampaikannya, fokus utama operasi SAR gabungan saat ini masih berada di Agam. Wilayah ini disebut menjadi tempat tragedi bencana dengan kondisi alam yang ekstrem.

“Tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang dinilai rawan dan berpotensi masih terdapat korban lain,” kata Malik.

Ia mengakui, proses pencarian menghadapi tantangan beraat, yakni medan yang sulit dijangkau dan cuaca yang tidak menentu. Namun, upaya evakuasi dan penyisiran dimaksimalkan untuk memastikan tidak ada korban yang terlewatkan.

Selain Agam, Basarnas juga mencatat satu korban meninggal dunia di Kabupaten Pasaman Barat.

“Di Pasaman Barat, kami mencatat satu korban meninggal dunia. Proses evakuasi di sana sudah selesai dan kami pastikan tidak ada laporan orang hilang tambahan dari masyarakat setempat,” jelas Malik.

Menyikapi potensi bencana susulan, Abdul Malik menegaskan bahwa Basarnas akan terus bersiaga tinggi dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.

Ia juga menyampaikan imbauan serius kepada masyarakat agar tetap waspada dan ikuti arahan resmi dari pihak berwenang demi keselamatan bersama. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

LBH Padang Soroti Dugaan Diskriminasi Pendampingan Polwan Korban Kekerasan Seksual di Mabes Polri

7 November 2026 - 10:44 WIB

Lima Hari Hilang di Solok Selatan, Pemancing Asal Kerinci Ditemukan Meninggal Dunia

7 November 2026 - 08:35 WIB

DPRD Sumbar Temukan 22 Aset Bermasalah Senilai Rp79 Miliar, Rp54,52 Miliar Menganggur

7 November 2026 - 08:18 WIB

Prakirakan Cuaca Sumbar 7 November 2026, Enam Daerah Ini Berpotensi Hujan

7 November 2026 - 08:09 WIB

Masyarakat Pandai Sikek Tolak Trase Tol, Bukan Pembangunannya

6 November 2026 - 22:00 WIB

Trending Topik News