Turap UIN Imam Bonjol Padang Longsor, Perkuliahan Tatap Muka Ditiadakan hingga 28 November

Covesia.co.id – Dinding konstruksi penahan tanah (Turap) di Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Kota Padang, Sumatera Barat, tiba-tiba ambruk pada Selasa (25/11) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa ini mengejutkan mahasiswa dan dosen yang berada di lokasi, meskipun dilaporkan tidak ada korban jiwa.

Namun, dampak material yang ditimbulkan cukup signifikan. Turap berbentuk huruf L yang dibangun sejak tahun 2015 itu berada di antara gedung ekonomi dan bisnis Islam. Akibat longsornya turap, kerugian ditaksir mencapai Rp5 miliar, termasuk kerusakan pada kendaraan yang tertimbun material.

Wakil Rektor UIN Imam Bonjol, Lukman Nul Hakim, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, turap ambruk akibat adanya longsor di bagian lereng turap terpasang, yang diduga karena air tergenang dan tekanan air yang berlebihan.

“Beruntung tidak ada korban jiwa, meski aktivitas perkuliahan sedang berlangsung,” ujar Lukman.

Saat ini, pihak kampus tengah melakukan evakuasi terhadap kendaraan yang tertimbun, yakni tiga unit mobil dan tiga unit sepeda motor.

Untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut dan memastikan keselamatan, pihak kampus segera mengambil tindakan dengan meliburkan aktivitas perkuliahan tatap muka.

Menurut Lukman, sejak kondisi cuaca ekstrem melanda Kota Padang, perkuliahan di UIN Imam Bonjol memang sudah tidak berjalan seperti biasanya, di mana beberapa dosen telah memilih kuliah secara daring.

“Akibat kejadian ini, sudah kami keluarkan juga surat pemberitahuan bahwa kuliah akan berlangsung daring secara keseluruhan hingga 28 November,” tegasnya.

Keputusan ini diambil untuk memberikan ruang bagi proses penanganan dan evakuasi material longsor di area kampus. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *