Covesia.co.id — Sebanyak 73 Wali Nagari hasil Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026 resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Hall IKK Parit Malintang, Rabu (26/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi awal bagi para wali nagari terpilih untuk menjalankan amanah masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan dan pembangunan di tingkat nagari.
Pelantikan turut disaksikan perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Kepala DPMD Provinsi Sumbar Yozarwardi Usama Putra. Hadir pula unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Padang Pariaman Hendra Aswara, anggota DPRD, kepala OPD, camat, instansi vertikal, serta sejumlah unsur masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati John Kenedy Azis meminta wali nagari yang baru dilantik tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan untuk menghentikan pembangunan di nagari.
Menurutnya, para wali nagari harus mampu melahirkan terobosan dan membangun koordinasi dengan pemerintah kecamatan maupun Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.
“Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti membangun. Saya minta seluruh wali nagari kreatif, inovatif, serta membangun koordinasi yang kuat dengan camat dan Pemerintah Kabupaten agar setiap program dapat berjalan seirama,” tegas John Kenedy Azis.
Ia mengatakan amanah yang diberikan masyarakat harus dibuktikan melalui kerja nyata. Karena itu, wali nagari dituntut memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan program pemerintahan serta pembangunan benar-benar memberikan manfaat.
Pelantikan 73 wali nagari tersebut merupakan tahapan akhir dari Pilwana Serentak yang digelar pada 27 Juni 2026. Dari hasil pemilihan tersebut, terdapat sejumlah wajah baru yang berasal dari kalangan generasi muda maupun mantan perangkat nagari.
Pilwana 2026 juga mencatat sejarah dengan terpilihnya dua perempuan sebagai wali nagari untuk pertama kalinya di Kabupaten Padang Pariaman.
Selain menekankan kinerja, John Kenedy Azis juga menyampaikan target pemerintah daerah untuk memperkuat pemerintahan nagari melalui pemekaran. Pemkab Padang Pariaman menargetkan jumlah nagari dapat mencapai 150 nagari pada 2027.
Saat ini, Padang Pariaman memiliki 103 nagari definitif dan 15 nagari persiapan.
Sementara itu, Kepala DPMD Provinsi Sumatera Barat Yozarwardi Usama Putra mengingatkan para wali nagari bahwa kepemimpinan di tingkat nagari memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
“Saudara-saudari adalah pemimpin pilihan masyarakat. Jalankan amanah ini dengan integritas, dedikasi, dan semangat melayani agar nagari semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera,” pesannya.
Dengan dilantiknya 73 wali nagari tersebut, pemerintah daerah berharap koordinasi antara pemerintahan nagari, kecamatan dan kabupaten semakin kuat sehingga pelayanan publik serta pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan merata. (*)










