Covesia.co.id — Proses pemilihan Wali Nagari (Pilwana-red) di Kabupaten Solok Selatan mendapat perhatian yang cukup tinggi dari masyarakat. Sebanyak 170 orang mendaftarkan diri untuk bersaing menjadi pemimpin di 39 Nagari.
Tahapan pendaftaran telah berlangsung selama 9 hari, yakni pada 1-9 Agustus 2026.
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Solok Selatan, drh. Nurhayati mengatakan seluruh tahapan pendaftaran telah selesai dilaksanakan. Selanjutnya, proses akan berlanjut pada pemeriksaan dan verifikasi berkas oleh Panitia Pemilihan Wali Nagari (P2WN) di masing-masing nagari.
“Selama masa pendaftaran, ada 170 orang yang mendaftar untuk bersaing pada Pilwana serentak nantik di 39 nagari di tahun ini, ” Kata Nurhayati kepada Covesia.co.id, Kamis (13/8/2026).
Setelah pendaftaran ditutup, P2WN akan melakukan verifikasi terhadap seluruh dokumen yang diserahkan para bakal calon. Tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum pendaftar ditetapkan sebagai calon wali nagari.
Dari 39 nagari yang mengikuti Pilwana Serentak 2026, Nagari Bidar Alam tercatat sebagai wilayah dengan jumlah pendaftar terbanyak. Sebanyak delapan orang yang mendaftarkan diri di nagari tersebut.
Sejumlah nagari lainnya juga mencatat tingkat persaingan yang cukup tinggi. Terdapat lima nagari yang masing-masing memiliki hingga tujuh pendaftar.
Sementara itu, jumlah pendaftar paling sedikit tercatat di Nagari Sungai Kunyit, dengan hanya satu orang yang mendaftarkan diri.
Adapun nagari lainnya memiliki jumlah pendaftar yang berkisar antara dua hingga empat orang.
Jika dilihat berdasarkan wilayah kecamatan, Kecamatan Sungai Pagu menjadi daerah dengan jumlah bakal calon paling banyak. Sebanyak 53 orang tercatat mendaftarkan diri dari kecamatan tersebut.
Sebaliknya, Kecamatan Sangir Balai Janggo menjadi wilayah dengan jumlah pendaftar paling sedikit, yakni hanya delapan orang.
Setelah proses verifikasi selesai, tahapan Pilwana Serentak akan berlanjut pada penetapan calon sekaligus pengundian nomor urut. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25 September 2026.
“Setelah verifikasi oleh P2WN, nantik di tanggal 25 September 2026 akan dilakukan pengundian nomor urut, ” Kata Nurhayati lagi.
Masyarakat kemudian akan menggunakan hak pilihnya dalam pemungutan suara yang dijadwalkan pada 7 Oktober 2026.
Seluruh rangkaian Pilwana Serentak Solok Selatan 2026 nantinya akan ditutup dengan pelantikan wali nagari terpilih. Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada 23 Desember 2026.
Dengan jumlah 170 pendaftar dari 39 nagari, tahapan selanjutnya menjadi momentum penting bagi panitia untuk memastikan seluruh bakal calon memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan sebelum memasuki tahapan pemilihan.(*)










