Menu ✖

Mode Gelap
Sisir Lokasi Dugaan Aktivitas PETI di TNKS Pessel, Tim Gabungan Musnahkan 10 Pondok Basement Blok II Pasar Raya Padang Ada WiFi Gratis, Pedagang Bisa Jualan Online KAI Divre II Sumbar Gandeng Kejari Agam Amankan Aset Perusahaan Cuaca Sumbar Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Petinggi Negara, Jenderal LSP Ikut Tersangka Dua Korban Kapal Hilang di Mentawai Ditemukan Meninggal Usai 3 Hari Pencarian

News

Pemko Padang Targetkan PAD Rp1,15 Triliun pada APBD 2027

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Pemko Padang Targetkan PAD Rp1,15 Triliun pada APBD 2027 Perbesar

Covesia.co.id — Pemerintah Kota Padang menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,15 triliun dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027.

Target tersebut disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat rapat paripurna DPRD Kota Padang, Senin (14/9/2026).

Dari target tersebut, penerimaan terbesar berasal dari pajak daerah sebesar Rp938,4 miliar. Kemudian retribusi daerah Rp170,3 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp27,1 miliar, serta lain-lain PAD yang sah Rp19,9 miliar.

Selain PAD, Pemko Padang menargetkan pendapatan transfer sebesar Rp1,57 triliun, terdiri atas transfer pemerintah pusat Rp1,45 triliun dan transfer antar daerah Rp116,1 miliar.

Sementara itu, total belanja daerah dalam rancangan APBD 2027 mencapai Rp2,81 triliun. Anggaran tersebut terdiri dari belanja operasi Rp2,64 triliun, belanja modal Rp168,2 miliar, serta Belanja Tidak Terduga (BTT) Rp7 miliar.

Fadly mengatakan penyusunan RAPBD 2027 mengacu pada kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang telah disepakati Pemko Padang dan DPRD pada 31 Agustus 2026.

“Rancangan APBD TA 2027 ini disusun dengan memperhatikan keselarasan prioritas perencanaan pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Nasional, serta berkomitmen pada prinsip money follows program dan penganggaran berbasis hasil,” ujar Fadly.

Dengan komposisi pendapatan dan belanja tersebut, RAPBD 2027 mengalami defisit Rp90,38 miliar. Fadly menjelaskan defisit itu akan ditutup melalui pembiayaan netto, dengan penerimaan pembiayaan Rp94,02 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp3,63 miliar sehingga postur APBD dirancang berimbang.

Setelah penyampaian Nota Keuangan dan Ranperda APBD 2027, dokumen tersebut selanjutnya menjadi bahan pembahasan antara Pemko Padang dan DPRD Kota Padang sebelum ditetapkan menjadi APBD. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Sisir Lokasi Dugaan Aktivitas PETI di TNKS Pessel, Tim Gabungan Musnahkan 10 Pondok

4 November 2026 - 08:54 WIB

Basement Blok II Pasar Raya Padang Ada WiFi Gratis, Pedagang Bisa Jualan Online

4 November 2026 - 08:43 WIB

KAI Divre II Sumbar Gandeng Kejari Agam Amankan Aset Perusahaan

4 November 2026 - 08:40 WIB

Cuaca Sumbar Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat

4 November 2026 - 08:13 WIB

Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Petinggi Negara, Jenderal LSP Ikut Tersangka

3 November 2026 - 21:10 WIB

Trending Topik Headline