Menu ✖

Mode Gelap
LBH Padang Soroti Dugaan Diskriminasi Pendampingan Polwan Korban Kekerasan Seksual di Mabes Polri Lima Hari Hilang di Solok Selatan, Pemancing Asal Kerinci Ditemukan Meninggal Dunia DPRD Sumbar Temukan 22 Aset Bermasalah Senilai Rp79 Miliar, Rp54,52 Miliar Menganggur Prakirakan Cuaca Sumbar 7 November 2026, Enam Daerah Ini Berpotensi Hujan Masyarakat Pandai Sikek Tolak Trase Tol, Bukan Pembangunannya Bus AKDP Arah Utara Dipusatkan di Terminal Anak Air, Penumpang Justru Terbebani Ongkos Tambahan

News

Pemko Padang Percepat Pembangunan Huntap, Seluruh Warga Huntara Direlokasi Awal 2027

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Pemko Padang Percepat Pembangunan Huntap, Seluruh Warga Huntara Direlokasi Awal 2027 Perbesar

Covesia.co.id – Pemerintah Kota Padang  mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) untuk warga terdampak bencana yang masih menempati hunian sementara (huntara).

Langkah percepatan ini ditinjau langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Raju Minropa, di kawasan Bumi Perkemahan Pramuka, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Senin (20/7/2026).

Dalam tinjauan ini, Sekda didampingi Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Horas Maurits Panjaitan, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Tri Hadiyanto, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, serta Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri.

Raju Minropa menjelaskan, pembangunan huntap merupakan program relokasi bagi 523 kepala keluarga (KK) yang masih tinggal di huntara.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 340 unit rumah akan dibangun di kawasan Balai Gadang, sementara sisanya akan dibangun di kawasan Sungkai di atas lahan seluas sekitar 4,6 hektare yang telah dibebaskan oleh Pemko Padang.

Pembangunan di Balai Gadang dilakukan secara bertahap. Tahap pertama sebanyak 39 unit ditargetkan selesai pada akhir Juli 2026.

Selanjutnya, tahap kedua sebanyak 42 unit yang saat ini masih dalam proses pengerjaan. Sedangkan pembangunan unit sisanya akan dilaksanakan secara bertahap hingga seluruh kebutuhan terpenuhi.

“Target kita pada akhir tahun. Jadi, kalau bisa pada awal tahun depan seluruh warga yang masih berada di huntara sudah selesai direlokasi ke sini,” Kata Raju, Senin (20/7/2026).

Setiap unit huntap dibangun dengan tipe 36 berukuran 6 x 6 meter. Rumah tersebut dilengkapi dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu dapur, sehingga diharapkan mampu memberikan kenyamanan sekaligus keamanan bagi para penghuni dalam jangka panjang.

Melalui percepatan pembangunan ini, Pemko Padang berharap seluruh proses relokasi dapat diselesaikan sesuai target.

Dengan demikian, warga terdampak bencana yang selama ini tinggal di huntara dapat menempati rumah permanen dan memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik pada awal tahun 2027. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

LBH Padang Soroti Dugaan Diskriminasi Pendampingan Polwan Korban Kekerasan Seksual di Mabes Polri

7 November 2026 - 10:44 WIB

Lima Hari Hilang di Solok Selatan, Pemancing Asal Kerinci Ditemukan Meninggal Dunia

7 November 2026 - 08:35 WIB

DPRD Sumbar Temukan 22 Aset Bermasalah Senilai Rp79 Miliar, Rp54,52 Miliar Menganggur

7 November 2026 - 08:18 WIB

Prakirakan Cuaca Sumbar 7 November 2026, Enam Daerah Ini Berpotensi Hujan

7 November 2026 - 08:09 WIB

Masyarakat Pandai Sikek Tolak Trase Tol, Bukan Pembangunannya

6 November 2026 - 22:00 WIB

Trending Topik News