Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Dharmasraya Temukan Bibit Sawit di Lahan Bekas Karhutla, Minta Polisi Usut Tuntas Pantau Pilwana E-Voting di 2 Kecamatan, Wabup Pasbar Pastikan Pemungutan Kondusif Bukittinggi Perpanjang PJJ hingga 21 Oktober, Siswa PAUD hingga SMP Belajar dari Rumah Sempat Longsor, Pagi Ini Jalan Padang Koto Gadang – Koto Alam Agam Sudah Bisa Dilalui Sempat Dilaporkan Hilang, Dua Pemancing Asal Mentawai Ditemukan Selamat di Nias Prakiraan Cuaca Sumbar 19 Oktober 2026, Sejumlah Wilayah Ini Diguyur Hujan Lebat 

News

PAUD dan SD Diliburkan 2 Hari Akibat Kualitas Udara Tak sehat di Sawahlunto

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

PAUD dan SD Diliburkan 2 Hari Akibat Kualitas Udara Tak sehat di Sawahlunto Perbesar

Covesia.co.id — Pemerintah Kota Sawahlunto meliburkan kegiatan belajar mengajar tatap muka bagi peserta didik jenjang PAUD hingga SD selama dua hari, yakni tanggal 28 – 29 Agustus 2026.

Hal ini dikarenakan menyusul kualitas udara di Sawahlunto dan sekitarnya sudah masuk kategori tidak sehat akibat kabut asap Karhutla.

Selama libur dia hari ini, peserta didik diarahkan mengikuti pembelajaran secara mandiri dari rumah. Pembelajaran tatap muka dijadwalkan kembali berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026.

Keputusan tersebut dituangkan dalam surat edaran Pemko Sawahlunto sebagai langkah antisipasi terhadap dampak buruk kualitas udara terhadap kesehatan anak.

Pemantauan kualitas udara dilakukan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (PKP2LH) Kota Sawahlunto.

Berdasarkan hasil pemantauan, indeks kualitas udara di Sawahlunto mencapai 132 atau masuk kategori tidak sehat. Kondisi tersebut menjadi dasar pemerintah daerah melakukan penyesuaian kegiatan pembelajaran.

Sementara itu, peserta didik jenjang SMP/MTs serta SMA/SMK/MA tetap mengikuti pembelajaran seperti biasa. Namun, seluruh kegiatan di luar ruangan untuk sementara dihentikan.

Guru dan siswa yang tetap mengikuti pembelajaran di sekolah juga diwajibkan menggunakan masker untuk mengurangi risiko paparan udara yang tidak sehat.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan perlindungan terhadap anak selama kondisi udara belum membaik.

“Kami juga mengimbau kepada para orang tua agar membatasi aktivitas anak di luar rumah serta menjaga daya tahan tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih dan buah-buahan,” ujar Riyanda, Rabu (27/6/2026).

Pemko Sawahlunto juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai gangguan kesehatan yang dapat muncul akibat penurunan kualitas udara. Keluhan seperti batuk, sesak napas, nyeri dada, mata perih dan sakit tenggorokan diminta tidak diabaikan.

Riyanda meminta warga yang mengalami gejala tersebut segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Mari bersama-sama menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan. Penyesuaian lebih lanjut akan diinformasikan kembali dengan mengikuti perubahan kondisi udara,” katanya.

Pemko Sawahlunto menyatakan kebijakan pembelajaran tersebut akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kualitas udara. Pemerintah daerah akan menyampaikan informasi lanjutan apabila terdapat perubahan terhadap kondisi udara maupun kegiatan belajar mengajar.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah daerah untuk mengurangi paparan udara tidak sehat terhadap anak-anak, terutama kelompok usia yang lebih rentan terhadap dampak pencemaran udara. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Bupati Dharmasraya Temukan Bibit Sawit di Lahan Bekas Karhutla, Minta Polisi Usut Tuntas

19 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Pantau Pilwana E-Voting di 2 Kecamatan, Wabup Pasbar Pastikan Pemungutan Kondusif

19 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Bukittinggi Perpanjang PJJ hingga 21 Oktober, Siswa PAUD hingga SMP Belajar dari Rumah

19 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Sempat Longsor, Pagi Ini Jalan Padang Koto Gadang – Koto Alam Agam Sudah Bisa Dilalui

19 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Sempat Dilaporkan Hilang, Dua Pemancing Asal Mentawai Ditemukan Selamat di Nias

19 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Trending Topik News