Menu

Mode Gelap
Bupati Pasaman Barat Lantik 15 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya Ramai Video PETI di Media Sosial, LBH Padang : Bukti Penegak Hukum di Sumbar Tak Berkuku Ini Daerah di Sumbar yang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini Jadi Tuan Rumah 5 Cabor, Pemkab Mentawai Klaim Kesiapan Porprov Sumbar 2026 Capai 80 Persen  Pemko Padang Siapkan Rp38 Miliar untuk Porprov XVI Sumbar Pilwana E-Voting Perdana di Pasaman Barat Lancar, Bupati Pastikan Tanpa Kendala

News

KPAD Sumbar: Aksi Siswa MAN 3 Padang Bukan Tindak Kejahatan, Tapi Respons atas Bullying

Safira Ariel Putribadge-check

KPAD Sumbar: Aksi Siswa MAN 3 Padang Bukan Tindak Kejahatan, Tapi Respons atas Bullying Perbesar

Covesia.co.id – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Sumatera Barat menilai aksi R (18), siswa MAN 3 Padang yang diduga meledakkan bom rakitan di lingkungan sekolah, tidak semata-mata dapat dipandang sebagai tindak kejahatan. Menurut KPAD, tindakan tersebut diduga merupakan respons atas tekanan psikologis akibat perundungan (bullying) yang dialaminya.

Komisioner KPAD Sumatera Barat, Fatmi Yeti Kahar yang akrab disapa Teta Sabar, mengatakan kasus tersebut harus dilihat dari perspektif perlindungan anak. Menurutnya, aksi yang dilakukan R lebih merupakan upaya mencari perhatian dan bentuk pembuktian diri setelah diduga mengalami tekanan dalam waktu yang cukup lama.

“Menurut kami ini bukan tindak kejahatan, namun bentuk dari si anak mencari perhatian. Bisa jadi ia dipojokkan atau menerima sikap lain yang tidak baik sehingga ia melakukan aksi tersebut agar orang tahu dan juga sebagai pembuktian diri jika ia mampu melakukan sesuatu,” ujar Fatmi kepada Covesia, Rabu (15/7/2026).

Fatmi menjelaskan, seorang anak yang mengalami tekanan psikologis akibat perundungan berpotensi melakukan tindakan di luar nalar apabila tidak mendapatkan pendampingan maupun ruang untuk menyampaikan apa yang dialaminya. Karena itu, ia menilai penanganan terhadap R perlu mengedepankan pembinaan dan pendampingan psikologis agar kondisi mentalnya dapat dipulihkan.

Sementara itu, kasus ledakan bom rakitan di MAN 3 Padang masih dalam penyelidikan Polresta Padang. Penyidik masih mendalami motif pelaku, dugaan perundungan yang dialaminya, serta proses R mempelajari cara merakit bom secara otodidak melalui YouTube dan berbagai referensi di internet hingga berhasil membuat empat bom rakitan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Bupati Pasaman Barat Lantik 15 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya

18 September 2026 - 14:21 WIB

Ramai Video PETI di Media Sosial, LBH Padang : Bukti Penegak Hukum di Sumbar Tak Berkuku

18 September 2026 - 13:49 WIB

Ini Daerah di Sumbar yang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

18 September 2026 - 12:37 WIB

Pemko Padang Siapkan Rp38 Miliar untuk Porprov XVI Sumbar

18 September 2026 - 09:40 WIB

Sidang Yogi “Starlink” Mentawai, Saksi Sebut Polres Juga Manfaatkan Akses Internet

17 September 2026 - 17:19 WIB

Trending Topik News