Menu ✖

Mode Gelap
Pertumbuhan Ekonomi Padang Pariaman Terendah di Sumbar, Hanya 1,78 Persen Harga Cabai Merah Melonjak 40 Persen, Inflasi Sumbar Naik Jadi 3,97 Persen Sisir Lokasi Dugaan Aktivitas PETI di TNKS Pessel, Tim Gabungan Musnahkan 10 Pondok Basement Blok II Pasar Raya Padang Ada WiFi Gratis, Pedagang Bisa Jualan Online KAI Divre II Sumbar Gandeng Kejari Agam Amankan Aset Perusahaan Cuaca Sumbar Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat

News

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, 56 Penerbangan dari BIM Dibatalkan

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, 56 Penerbangan dari BIM Dibatalkan Perbesar

Covesia.co.id — Sebanyak 56 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, dibatalkan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pembatalan tersebut terjadi sejak Minggu (6/9/2026) hingga Senin (7/9/2026).

Penerbangan yang terdampak terutama merupakan rute dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) di Jakarta.

Branch Communication & CSR Department Head PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang BIM, Feni Lindriany, mengatakan pembatalan dilakukan karena sebaran abu vulkanik berdampak terhadap jalur penerbangan dan operasional sejumlah bandara di Jakarta.

“Sehubungan dengan erupsi Anak Gunung Krakatau yang berdampak pada sebaran abu vulkanik di jalur penerbangan serta operasional Bandara Internasional Soekarno Hatta dan Halim Perdana Kusuma Jakarta, sejak hari Minggu (6/9/2026) sampai dengan hari ini terdapat 56 penerbangan Bandara Internasional Minangkabau dari/menuju Bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdana Kusuma mengalami pembatalan,” kata Feni.

Khusus Senin (7/9/2026) hingga pukul 12.00 WIB, tercatat 28 penerbangan dari dan menuju BIM mengalami pembatalan.

Penerbangan terdampak berasal dari sejumlah maskapai, di antaranya Lion Air, Citilink, Pelita Air, Super Air Jet, Garuda Indonesia dan Batik Air.

Pembatalan tersebut berdampak pada sejumlah penerbangan rute Padang-Jakarta maupun Jakarta-Padang.

Manajemen BIM menyebut langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengutamakan keselamatan penumpang dan kru pesawat di tengah kondisi jalur udara yang terdampak abu vulkanik.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang BIM, Dony Subardono, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait untuk menangani penumpang yang terdampak.

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait guna memastikan penanganan terhadap penumpang yang mengalami pembatalan dan penundaan penerbangan serta secara rutin melakukan pembaharuan informasi terkait jadwal penerbangan yang terdampak erupsi Anak Gunung Krakatau,” ujar Dony.

Dony mengimbau calon penumpang yang akan bepergian melalui BIM agar tidak hanya berpatokan pada jadwal penerbangan awal.

Penumpang diminta memantau informasi terbaru dan berkoordinasi langsung dengan maskapai masing-masing.

Menurutnya, kondisi penerbangan masih dapat berubah mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik serta situasi operasional bandara asal maupun tujuan.

Sementara itu, BMKG melaporkan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berdampak terhadap operasional penerbangan.

Hingga Senin (7/9/2026) pagi, sebaran abu terpantau berdampak langsung terhadap penutupan sementara delapan bandara di Jawa dan Sumatra.

Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, mengatakan abu vulkanik terpantau hingga ketinggian 15.000 kaki atau sekitar 4,57 kilometer dan bergerak ke arah barat dengan kecepatan sekitar 15 knot.

“Berdasarkan analisis citra satelit Himawari-9 pukul 09.00 WIB, pola angin secara umum mendorong perluasan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ke arah barat,” ujar Andri.

BMKG menyebut sebaran abu vulkanik di udara dapat mengganggu keselamatan penerbangan.

Hasil pengujian paper test pada Senin pagi juga mengonfirmasi adanya indikasi abu vulkanik di sejumlah bandara terdampak.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait.

“Masyarakat tidak perlu panik. Langkah penutupan sementara delapan bandara ini merupakan bentuk mitigasi proaktif dan respons cepat otoritas penerbangan demi menjamin keselamatan perjalanan kita bersama,” kata Faisal.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat yang memiliki jadwal penerbangan melalui BIM diminta mengecek kembali status penerbangannya sebelum berangkat ke bandara.

Penumpang juga disarankan menghubungi maskapai untuk memperoleh informasi terkait pembatalan, penundaan, penggantian jadwal maupun layanan penumpang lainnya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Padang Pariaman Terendah di Sumbar, Hanya 1,78 Persen

4 November 2026 - 13:19 WIB

Harga Cabai Merah Melonjak 40 Persen, Inflasi Sumbar Naik Jadi 3,97 Persen

4 November 2026 - 13:10 WIB

Sisir Lokasi Dugaan Aktivitas PETI di TNKS Pessel, Tim Gabungan Musnahkan 10 Pondok

4 November 2026 - 08:54 WIB

Basement Blok II Pasar Raya Padang Ada WiFi Gratis, Pedagang Bisa Jualan Online

4 November 2026 - 08:43 WIB

KAI Divre II Sumbar Gandeng Kejari Agam Amankan Aset Perusahaan

4 November 2026 - 08:40 WIB

Trending Topik News