Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Dharmasraya Temukan Bibit Sawit di Lahan Bekas Karhutla, Minta Polisi Usut Tuntas Pantau Pilwana E-Voting di 2 Kecamatan, Wabup Pasbar Pastikan Pemungutan Kondusif Bukittinggi Perpanjang PJJ hingga 21 Oktober, Siswa PAUD hingga SMP Belajar dari Rumah Sempat Longsor, Pagi Ini Jalan Padang Koto Gadang – Koto Alam Agam Sudah Bisa Dilalui Sempat Dilaporkan Hilang, Dua Pemancing Asal Mentawai Ditemukan Selamat di Nias Prakiraan Cuaca Sumbar 19 Oktober 2026, Sejumlah Wilayah Ini Diguyur Hujan Lebat 

News

Buruh Harian Lepas di Padang Ditemukan Tewas Gantung Diri Didalam Rumah

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Buruh Harian Lepas di Padang Ditemukan Tewas Gantung Diri Didalam Rumah Perbesar

Covesia.co.id – Seorang buruh harian lepas berinisial IKD (24) ditemukan tewas di dalam rumahnya di kawasan Batu Busuk, RT 003 RW 003, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Selasa (25/8/2026) malam.

IKD ditemukan dalam kondisi tergantung di bagian landasan plafon rumah menggunakan tali nilon berwarna biru. Polisi menduga korban mengakhiri hidupnya dengan cara tersebut.

Kapolsek Pauh AKP Edi Harto membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, setelah menerima laporan personel Polsek Pauh langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

“Begitu menerima laporan, personel piket bersama Kanit Reskrim langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi TKP dan melakukan langkah-langkah penanganan awal sesuai prosedur,” kata AKP Edi Harto, Kamis (27/8/2026).

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh RA (22), seorang mahasiswa yang tinggal di sekitar rumah korban.

Sekitar pukul 22.00 WIB, RA hendak masuk ke dalam rumah dan melihat korban sudah dalam kondisi tergantung di landasan plafon.

RA kemudian berteriak meminta pertolongan dan memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tua korban yang saat itu berada di rumah kerabat, sekitar 30 meter dari rumah korban.

Mendengar teriakan tersebut, keluarga korban langsung mendatangi rumah. Seorang saksi berinisial AS (30) kemudian mengambil pisau dapur untuk memotong tali yang melilit tubuh korban.

Korban selanjutnya diturunkan dengan bantuan dua saksi lainnya, yakni AR (54) dan E (23), yang juga bekerja sebagai buruh harian lepas.

Sekitar pukul 22.20 WIB, korban dibawa ke Rumah Sakit Universitas Andalas (RS Unand) menggunakan sepeda motor untuk mendapatkan pertolongan medis.

Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pauh pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 00.40 WIB.

Polisi lalu berkoordinasi dengan Unit Identifikasi dan SPKT Polresta Padang untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

Tim Satuan Pamapta Polresta Padang bersama tim Identifikasi dan Pawas kemudian mendatangi RS Unand. Dari pemeriksaan pihak rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 03.19 WIB.

Pihak keluarga menolak dilakukan pemeriksaan luar atau visum maupun autopsi terhadap jenazah. Keluarga menyatakan menerima kepergian korban dan tidak mempermasalahkan penyebab kematiannya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Bupati Dharmasraya Temukan Bibit Sawit di Lahan Bekas Karhutla, Minta Polisi Usut Tuntas

19 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Pantau Pilwana E-Voting di 2 Kecamatan, Wabup Pasbar Pastikan Pemungutan Kondusif

19 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Bukittinggi Perpanjang PJJ hingga 21 Oktober, Siswa PAUD hingga SMP Belajar dari Rumah

19 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Sempat Longsor, Pagi Ini Jalan Padang Koto Gadang – Koto Alam Agam Sudah Bisa Dilalui

19 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Sempat Dilaporkan Hilang, Dua Pemancing Asal Mentawai Ditemukan Selamat di Nias

19 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Trending Topik News