Covesia.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Sumatera Barat pada Rabu (17/6/2026). Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa daerah.
Berdasarkan prakiraan cuaca harian, kondisi cuaca di Sumatera Barat secara umum diperkirakan didominasi hujan ringan hingga lebat dengan suhu udara berkisar 22 hingga 30 derajat Celsius dan kelembaban udara mencapai 76 persen.

Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Sumbar diprediksi berada dalam kondisi berawan hingga berawan tebal. Memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan ringan mulai muncul dan dapat berkembang menjadi hujan disertai petir atau badai guntur di sejumlah lokasi.
Sementara itu, pada malam hari intensitas hujan diperkirakan menurun menjadi hujan ringan, cuaca berawan, hingga kondisi udara kabur di beberapa wilayah.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sejumlah daerah.
Wilayah yang masuk dalam peringatan dini meliputi Kecamatan Sungai Limau di Kabupaten Padang Pariaman. Selain itu, hujan lebat disertai petir dan angin kencang juga berpotensi terjadi di Kecamatan Tanjung Raya dan Malalak, Kabupaten Agam.
Potensi cuaca serupa juga diprakirakan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pasaman Barat, yakni Kecamatan Sungai Beremas, Lembah Melintang, Pasaman, Kinali, Gunung Tuleh, Sungai Aur, dan Sasak Ranah Pesisir.
Di Kota Pariaman, masyarakat yang berada di Kecamatan Pariaman Tengah, Pariaman Utara, Pariaman Selatan, dan Pariaman Timur juga diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.
Selain cuaca daratan, BMKG Maritim turut mengeluarkan peringatan bagi masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas pelayaran terkait potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Sumatera Barat.
Gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di Perairan Timur Siberut, Perairan Timur Sipora, Perairan Timur Pagai, serta Perairan Barat Sipora.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memantau informasi cuaca terkini dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, pohon tumbang, serta gangguan pelayaran akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi.


















