Covesia.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Padang Pariaman menyalurkan bantuan senilai Rp295 juta kepada 295 penerima manfaat, terdiri dari 145 mahasiswa dan 150 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan biaya pendidikan mahasiswa sekaligus membantu masyarakat mengembangkan usaha produktif.
Penyaluran bantuan pendidikan dan modal usaha itu berlangsung di Masjid Ali Mukni, kawasan Ibu Kota Kabupaten (IKK) Padang Pariaman, Selasa (27/10/2026).
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengapresiasi program tersebut karena dinilai mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Staf Ahli Bidang Keuangan Kabupaten Padang Pariaman, Syafrion mengatakan BAZNAS merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, kami menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan biaya pendidikan mahasiswa sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” ujar Syafrion.
Dari total dana yang disalurkan, sebanyak 145 mahasiswa masing-masing menerima bantuan pendidikan sebesar Rp1 juta, dengan total Rp145 juta.
Sementara itu, 150 pelaku usaha memperoleh bantuan modal masing-masing Rp1 juta, dengan nilai keseluruhan Rp150 juta.
Syafrion mengingatkan para mahasiswa agar memanfaatkan bantuan tersebut untuk menunjang kebutuhan perkuliahan dan meningkatkan prestasi akademik.
Adapun penerima bantuan modal usaha diharapkan mengelola dana secara bijak agar dapat mengembangkan usahanya dan meningkatkan pendapatan keluarga.
“Manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab agar memberikan manfaat nyata bagi pendidikan maupun pengembangan usaha menuju kemandirian ekonomi,” katanya.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut bersumber dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun BAZNAS dari para muzaki, termasuk aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat.
Menurut Syafrion, penyaluran dana ZIS melalui lembaga resmi diharapkan dapat memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam mendukung akses pendidikan dan penguatan ekonomi produktif.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap sinergi dengan BAZNAS terus diperkuat agar program bantuan serupa dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman, para camat dan wali nagari, pimpinan BAZNAS, serta para penerima bantuan. (*)










