Menu ✖

Mode Gelap
Waspada! November-Desember Jadi Puncak Musim Hujan di Sumbar Menembus Bukit Barisan: Saat Rel Gigi Minangkabau Bersiap Bangkit Lagi Polda Sumbar Ungkap Dugaan Jaringan Penadah Motor Lintas Provinsi Pulihkan Akses Waterfront City Pariaman, Pemprov Sumbar Bangun Lagi Tanggul Batang Mangor Kualitas Udara Membaik, CFD Padang Kembali Digelar Minggu Ini Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada di Tahun 2027

News

Pelabuhan Muaro Padang Direvitalisasi, Maritim Center Ditargetkan Groundbreaking Desember 2026

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Pelabuhan Muaro Padang Direvitalisasi, Maritim Center Ditargetkan Groundbreaking Desember 2026 Perbesar

Covesia.co.id – Pelabuhan Muaro Padang akan direvitalisasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan penumpang.

Selain itu Muaro Padang bakal dikembangkan menjadi kawasan wisata maritim yang terintegrasi dengan Kota Tua dan Batang Arau.

Pembangunan Maritim Center di kawasan tersebut ditargetkan memasuki tahap peletakan batu pertama atau groundbreaking pada Desember 2026.

Rencana ini disampaikan saat Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria saat meninjau kawasan Pelabuhan Muaro Padang hingga Kota Tua, Selasa (27/10/2026).

Revitalisasi menjadi perhatian karena pelabuhan ini melayani ratusan hingga sekitar seribu wisatawan setiap hari, terutama penumpang yang bepergian menuju Kepulauan Mentawai.

Namun, kondisi fasilitas dermaga dinilai masih perlu dibenahi agar memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Dermaga ini melayani hampir 500 hingga 1.000 wisatawan setiap hari, rata-rata menuju Mentawai, tetapi fasilitas yang ada belum mencerminkan kualitas layanan publik yang baik. Karena itu, kita akan mendorong perbaikan dan renovasi dermaga tersebut,” kata Dony.

Menurut Dony, pengembangan kawasan tidak hanya berfokus pada pembenahan dermaga, tetapi juga mengintegrasikan terminal penumpang Mentawai Fast dengan pembangunan Maritim Center.

Penataan armada kapal wisata serta revitalisasi Kota Tua dan kawasan Batang Arau turut menjadi bagian dari rencana tersebut.

Integrasi ini diharapkan menciptakan kawasan wisata maritim yang lebih tertata, sekaligus memberikan pengalaman yang lebih baik bagi wisatawan yang datang ke Kota Padang.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, revitalisasi Pelabuhan Muaro Padang sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Jelajah Padang yang berfokus pada pengembangan kawasan pesisir dan destinasi wisata kota.

Menurut Fadly, posisi Muaro Padang sebagai pintu gerbang menuju Kepulauan Mentawai memiliki nilai strategis untuk mendorong pertumbuhan pariwisata dan perekonomian masyarakat.

“Pengembangan kawasan Muaro Padang hingga Kota Tua diharapkan memperkuat daya tarik wisata maritim sekaligus mendukung Padang menuju kota gastronomi dunia. Kami berterima kasih kepada Bapak Dony Oskaria dan Andre Rosiade, serta PT Pelindo dan semua pihak yang turut memperjuangkan rencana ini,” ujar Fadly.

Dukungan terhadap rencana revitalisasi juga disampaikan PT Pelindo Regional 2 Teluk Bayur. Manajer Komersial dan Kepatuhan Bisnis perusahaan tersebut, Ade Hilman mengatakan Pelindo mendukung pengembangan kawasan Muaro Padang dan Kota Tua, termasuk melalui pemanfaatan lahan yang berada dalam pengelolaan perusahaan.

“Pada prinsipnya, kami mendukung program Pemko Padang dalam mengembangkan kawasan Kota Tua dan Muaro Padang. Terkait pemanfaatan lahan berstatus Hak Pengelolaan (HPL), kami juga telah menjalin kerja sama,” kata Ade.

Ade menyebutkan, Pelindo telah memulai proses lelang pembangunan Maritim Center. Proyek tersebut ditargetkan memasuki tahap groundbreaking pada Desember 2026, dengan mempertimbangkan hasil lelang dan persetujuan kantor pusat.

Selain pembangunan Maritim Center, penataan kawasan juga mencakup penanganan sungai dan drainase serta pembenahan kawasan secara menyeluruh berdasarkan satu rencana induk atau master plan.

“Penataan ini diharapkan menjadikan Muaro Padang sebagai destinasi wisata yang representatif, menarik investasi, dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Pengembangan Pelabuhan Muaro Padang diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut, tetapi juga menghubungkan potensi wisata bahari dengan kawasan bersejarah dan kuliner di pusat Kota Padang. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Waspada! November-Desember Jadi Puncak Musim Hujan di Sumbar

31 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pulihkan Akses Waterfront City Pariaman, Pemprov Sumbar Bangun Lagi Tanggul Batang Mangor

31 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Kualitas Udara Membaik, CFD Padang Kembali Digelar Minggu Ini

31 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada di Tahun 2027

31 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Cuaca Sumbar 31 Oktober 2026: Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Daerah, Ini Wilayahnya

31 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Trending Topik News