Covesia.co.id — Sebuah sampan yang mengangkut 37 pelajar SMA Negeri 1 Pagai Utara Selatan (PUS) terbalik saat menyeberangi Selat Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Selasa (13/10/2026) sore.
Seluruh penumpang dipastikan diselamatkan setelah dievakuasi oleh nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua mengatakan kecelakaan terjadi ketika sampan cadik yang membawa para pelajar mengalami kerusakan pada bagian kanan hingga air laut masuk ke badan sampan.
“Informasi yang kami terima, ketika sampan ini melaju, bagian kanan sampan mengalami patah sehingga air laut masuk ke dan menyebabkan sampan kehilangan daya apung hingga terbalik,” katanya Hilton, Rabu (14/10/2026) pagi.
Beruntung terdapat beberapa nelayan yang juga beraktivitas di sekitar sampan yang terbalik. Para nelayan tersebut langsung memberikan pertolongan.
“Disekitar lokasi ada beberapa nelayan yang mencari ikan. Mereka langsung memberikan pertolongan dan menghubungi kami,” katanya.
Mendapat laporan tersebut, SAR Mentawai langsung berkoordinasi dengan personil BPBD Mentawai, Polri, TNI, Camat, orang tua siswa dan tokoh setempat.
“Tim gabungan langsung mendatangi lokasi. Seluruh korban dipastikan selamat,” katanya.
Dikatakannya, sampan tersebut membawa pelajar dari SMA Negeri 1 Pagai Utara Selatan menuju Sikakap.
Dari informasi awal, sampan diduga mengalami gangguan pada bagian serepak, yakni kayu penyeimbang yang dipasang di sisi kanan dan kiri perahu. Dugaan kelebihan muatan menjadi faktor penyebab serepak menjadi rusak.
Namun, penyebab pasti kecelakaan ini tengah diselidiki oleh pihak berwenang setempat. (*)










