Covesia.co.id – Aparat gabungan menggerebek kawasan yang diduga menjadi kampung narkoba di Gaung, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (9/10/2026) sore.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 12 orang serta menyita sejumlah paket yang diduga sabu-sabu, puluhan alat isap, dua pucuk senapan angin hingga 22 petasan tabung.
Operasi yang melibatkan 232 personel gabungan itu dimulai sekitar pukul 15.00 WIB. Petugas menyisir sejumlah titik yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengatakan penggerebekan dilakukan di tiga titik di kawasan Kelurahan Gates Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.
“Dari rangkaian pemeriksaan dan penggeledahan itu, petugas menemukan barang-barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di tiga titik sasaran,” kata Susmelawati.
Di lokasi pertama, tepatnya di kawasan RT 04 RW 04, petugas menemukan tiga paket kecil yang diduga sabu-sabu dalam plastik klip bening.
Selain itu, polisi menyita 24 alat isap sabu atau bong, dua pak plastik klip, delapan kaca pireks, dua bilah pisau dan tiga unit telepon genggam.
Penggeledahan kemudian berlanjut ke sebuah rumah di Jalan Makasar, RT 002 RW 004, Kelurahan Gates Nan XX. Di lokasi tersebut, petugas menemukan dua paket yang diduga sabu-sabu.
Polisi juga menyita 12 telepon genggam, satu mesin penghitung uang, satu kantong plastik berisi uang, tiga celurit, dua pucuk senapan angin laras panjang, 12 timbangan digital, tiga handy talky (HT), 22 petasan tabung dan tiga kamera pengawas atau CCTV.
Sementara itu, di titik ketiga, petugas menemukan dua ball plastik klip bening yang disimpan dalam kantong plastik besar dan tas keranjang anyaman.
Seluruh barang yang ditemukan diamankan untuk kepentingan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Enam Orang Positif Narkoba
Dari 12 orang yang diamankan dalam operasi tersebut, enam orang dinyatakan positif mengandung methamphetamine dan amphetamine berdasarkan pemeriksaan urine awal.
Susmelawati mengatakan seluruh orang yang diamankan dibawa ke Mapolda Sumbar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Mereka kemudian dibawa ke Mapolda Sumbar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik akan mendalami kemungkinan keterkaitan mereka dengan aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di kawasan tersebut,” ujarnya.
Hasil tes urine positif belum dengan sendirinya membuktikan seseorang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika. Penyidik masih perlu mendalami peran masing-masing orang yang diamankan.
Penggerebekan tersebut melibatkan personel Polda Sumbar, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar, TNI, Polresta Padang dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang.
Sejumlah satuan kepolisian yang diterjunkan meliputi Direktorat Reserse Narkoba, Direktorat Samapta, Satuan Brimob, Direktorat Reserse Kriminal Umum, serta satuan dan bidang pendukung lainnya. (*)










