Covesia.co.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengingatkan masyarakat terhadap potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di sejumlah perairan Sumatera Barat. Kondisi tersebut diprakirakan terjadi hingga 28 September 2026.
Peringatan terutama ditujukan kepada nelayan, pelaku pelayaran dan masyarakat yang beraktivitas di laut agar mewaspadai perubahan cuaca dan kondisi gelombang.
Berdasarkan prakiraan BMKG Maritim Teluk Bayur, pada 27 September pukul 07.00 WIB hingga 28 September pukul 06.00 WIB, tinggi gelombang di perairan Sumbar berada pada kisaran 0,9 hingga 3,1 meter.
Gelombang kategori tinggi dengan ketinggian 2,5–4 meter berpotensi terjadi di perairan Barat Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, Pesisir Selatan, Timur Pagai, Timur Siberut dan Timur Sipora.
Sementara pada 28 September pukul 07.00 WIB hingga 29 September pukul 06.00 WIB, gelombang diprakirakan berada pada kisaran 1,4–2,9 meter.
Gelombang tinggi 2,5–4 meter masih berpotensi terjadi di perairan Barat Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora dan Timur Pagai.
Selain gelombang tinggi, kondisi cuaca di sejumlah wilayah perairan juga berpotensi disertai hujan petir.
Pada periode 27–28 September, hujan petir berpotensi terjadi di perairan Agam-Pasaman Barat, Barat Siberut serta Padang-Pariaman. Hujan ringan hingga sedang juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan Mentawai dan Pesisir Selatan.
Kondisi angin juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan. BMKG memprakirakan angin pada 27–28 September bertiup dari arah tenggara hingga timur laut dengan kecepatan sekitar 1–12 knot.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa pelayaran, untuk memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan aktivitas di laut.
“Memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan aktivitas di laut,” demikian imbauan BMKG Maritim Teluk Bayur dalam keterangan resminya.
Prakiraan ini menjadi perhatian terutama bagi nelayan kecil dan kapal dengan kemampuan terbatas karena gelombang tinggi dapat meningkatkan risiko keselamatan selama pelayaran.
BMKG juga masih memprakirakan potensi gelombang tinggi hingga 4 meter pada 29 September di perairan Barat Sipora, meski wilayah dan waktunya lebih terbatas.
Masyarakat di pesisir Sumbar diminta terus memantau informasi cuaca maritim terbaru dari BMKG sebelum melaut maupun melakukan aktivitas di wilayah perairan. (*)










