Covesia.co.id — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mencapai level tertinggi Rp4.042 per kilogram pada Jumat (25/9/2026).
Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, harga tertinggi tersebut tercatat di PT AWB. Sementara harga terendah berada di PT Incasi Pangian sebesar Rp3.370 per kilogram.
Dengan demikian, terdapat selisih harga Rp672 per kilogram antara harga tertinggi dan terendah. Rata-rata harga TBS di Dharmasraya pada periode tersebut tercatat Rp3.519 per kilogram.
Untuk kategori TBS mitra, PT AWB menjadi perusahaan dengan harga tertinggi, yakni Rp4.042 per kilogram. Selanjutnya PT DL menetapkan harga Rp3.626 per kilogram, PT HKI Rp3.596, PT SMP Rp3.440, dan PT SAK Timpeh Rp3.435 per kilogram.
Sementara PT DSL menetapkan harga TBS mitra sebesar Rp3.390 per kilogram dan PT Incasi Pangian Rp3.370 per kilogram. Adapun PT TKA tercatat tidak melaporkan data harga.
Pada kategori TBS nonmitra, harga tertinggi tercatat di PT HKI dan PT DL yang masing-masing menetapkan Rp3.480 per kilogram.
Berikutnya, PT SMP menetapkan Rp3.440 per kilogram, PT SAK Timpeh Rp3.435, PT DSL Rp3.390, dan PT Incasi Pangian Rp3.370 per kilogram.
Selain harga TBS, harga brondolan di Dharmasraya tercatat Rp3.900 per kilogram. Harga tersebut ditetapkan oleh PT DSL.
Data Dinas Pertanian juga menunjukkan seluruh delapan pabrik kelapa sawit (PKS) yang terdata di Kabupaten Dharmasraya telah menyampaikan laporan penetapan harga harian.
Harga TBS Dharmasraya tersebut sebelumnya juga berada pada level yang sama. Pada 24 September 2026, harga tertinggi masih tercatat Rp4.042 per kilogram di PT AWB, sedangkan rata-rata harga berada di Rp3.519 per kilogram.
Di tingkat provinsi, harga acuan TBS Sumatera Barat untuk periode IV September 2026, yakni 22–30 September, ditetapkan Rp3.987,27 per kilogram untuk tanaman umur 10–20 tahun. Angka tersebut turun Rp55,44 per kilogram dari periode sebelumnya. (*)










