Menu ✖

Mode Gelap
Inklusi Keuangan Sumbar Capai 95,37 Persen, OJK Perkuat Literasi Masyarakat Pertumbuhan Ekonomi Padang Pariaman Terendah di Sumbar, Hanya 1,78 Persen Harga Cabai Merah Melonjak 40 Persen, Inflasi Sumbar Naik Jadi 3,97 Persen Sisir Lokasi Dugaan Aktivitas PETI di TNKS Pessel, Tim Gabungan Musnahkan 10 Pondok Basement Blok II Pasar Raya Padang Ada WiFi Gratis, Pedagang Bisa Jualan Online KAI Divre II Sumbar Gandeng Kejari Agam Amankan Aset Perusahaan

News

Akibat Gunjingan, Cekcok Emak-Emak di Lubuk Alung Berujung Maut 

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Akibat Gunjingan, Cekcok Emak-Emak di Lubuk Alung Berujung Maut  Perbesar

Covesia.co.id — Cekcok antar emak-emak berujung maut di Korong Pasa Mudiak, Nagari Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (6/9/2026) siang.

Seorang ibu rumah tangga berinisial Y meninggal dunia setelah dicekik oleh tetangganya sendiri berinisial BM.

Kapolsek Lubuk Alung, Iptu Kusnadi, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia mengatakan, kejadian bermula ketika BM mendatangi korban hingga terjadi pertengkaran yang kemudian berujung pada tindakan kekerasan fisik.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP), BM diduga mencekik dan memiting korban hingga mengalami kesulitan bernapas.

“Iya benar kejadiannya hari ini. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan untuk mengetahui secara jelas kronologi kejadian,” kata Iptu Kusnadi, Minggu (6/9/2026).

Sebelum meninggal dunia, korban sempat dibawa ke Puskesmas Lubuk Alung untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah mendapat penanganan, korban dinyatakan meninggal dunia.

Polisi kemudian melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak untuk melengkapi penyidikan. Jenazah korban juga menjalani visum di Puskesmas Lubuk Alung.

Kusnadi menyebutkan, motif sementara penganiayaan diduga dipicu rasa sakit hati tersangka terhadap korban.

“Tersangka emosi dan melakukan penganiayaan karena sakit hati merasa kerap digunjingkan oleh korban bersama tetangga lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Nagari Lubuk Alung, Landi Efendi, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia mengatakan, persoalan tersebut bermula dari perselisihan antarwarga yang kemudian memuncak hingga terjadi penganiayaan.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Tersangka terbawa emosi akibat perselisihan yang terjadi. Kasus ini sepenuhnya sudah diserahkan dan ditangani oleh pihak Kepolisian Sektor Lubuk Alung,” kata Landi.

Saat ini BM telah diamankan di Mapolsek Lubuk Alung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami kronologi dan motif penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Inklusi Keuangan Sumbar Capai 95,37 Persen, OJK Perkuat Literasi Masyarakat

4 November 2026 - 15:40 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Padang Pariaman Terendah di Sumbar, Hanya 1,78 Persen

4 November 2026 - 13:19 WIB

Harga Cabai Merah Melonjak 40 Persen, Inflasi Sumbar Naik Jadi 3,97 Persen

4 November 2026 - 13:10 WIB

Sisir Lokasi Dugaan Aktivitas PETI di TNKS Pessel, Tim Gabungan Musnahkan 10 Pondok

4 November 2026 - 08:54 WIB

Basement Blok II Pasar Raya Padang Ada WiFi Gratis, Pedagang Bisa Jualan Online

4 November 2026 - 08:43 WIB

Trending Topik News