Covesia.co.id – Sebuah ruko yang menjadi toko bangunan di Korong Simpang, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, terbakar pada Senin (24/8/2026) pagi. Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materiel yang diperkirakan mencapai Rp900 juta.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Padang Pariaman, Rifki Monrizal, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 08.30 WIB.
“Benar, ada kebakaran toko bangunan di Nagari Katapiang tadi pagi. Laporan masuk sekitar pukul 08.30 WIB. Unit langsung berangkat pukul 08.32 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.45 WIB,” kata Rifki ketika dikonfirmasi pada Senin Sore.
Menurutnya, api pertama kali diketahui pemilik kedai yang melihat kepulan asap hitam tebal disertai api keluar dari jendela lantai dua bangunan tersebut.
“Pemilik kedai melihat api disertai asap hitam tebal yang keluar dari jendela lantai dua. Pemilik kemudian langsung melaporkan kejadian kepada petugas pemadam kebakaran,” ujarnya.
Petugas kemudian mengerahkan sejumlah armada untuk melakukan pemadaman.
Armada yang diturunkan antara lain dua unit dari Posko Lubuk Alung, satu unit dari Posko Limpato, satu unit dari Posko Sungai Limau, satu unit dari Posko Suger, serta armada dari Kota Pariaman.
“Penanganan selesai sekitar pukul 11.00 WIB,” kata Rifki.
Dalam proses pemadaman, petugas juga mengantisipasi api agar tidak merembet ke bangunan di sekitar lokasi.
Kebakaran diketahui berdampak terhadap rumah dan kedai warga yang berada di samping toko bangunan tersebut.
Rifki menyebut tidak ada keterangan mengenai korban jiwa dalam laporan kejadian tersebut. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” katanya.
Pemilik ruko diketahui bernama Elvita Nora (46), warga setempat yang bekerja sebagai pedagang.
Rifki mengimbau masyarakat segera menghubungi petugas pemadam kebakaran apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
“Kecepatan laporan sangat penting agar api bisa segera ditangani dan tidak meluas ke bangunan lainnya,” ujarnya. (*)










