Covesia.co.id — Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan menata kembali Jalan Pemuda dengan mengubahnya menjadi jalur dua arah.
Pekerjaan fisik ditargetkan mulai dilaksanakan pada pekan keempat Agustus 2026.
Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan penataan dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi ruas Jalan Pemuda yang selama ini digunakan sebagai jalur satu arah.
Menurutnya, kondisi lebar jalan saat ini tidak seimbang antara sisi kiri dan kanan. Karena itu, median jalan akan dipindahkan dan disesuaikan kembali agar ruas jalan dapat dibagi menjadi dua jalur dengan fungsi dua arah.
“Median jalan itu akan disesuaikan kembali, dibagi dua. Rencananya ke depan akan dijadikan jalur dua arah. Nantinya akan dilakukan overlay, median jalan dipindahkan ke tengah,” kata Malvi, Jumat (21/8/2026).
Ia menjelaskan, salah satu pertimbangan penataan tersebut berkaitan dengan perubahan fungsi akses menuju Terminal Lintas.
Ruas jalan yang sebelumnya digunakan untuk jalur masuk terminal tersebut kini dinilai tidak lagi efektif seperti sebelumnya.
“Dulunya jalan yang kecil itu digunakan untuk jalur masuk ke Terminal Lintas. Sekarang sudah tidak efektif lagi. Setelah dikerjakan, median jalan akan disesuaikan dan dibagi dua sehingga nantinya difungsikan sebagai jalur dua arah,” ujarnya.
Malvi mengatakan, sebelum pekerjaan fisik dimulai, Dinas PUPR masih melakukan sejumlah persiapan di lapangan. Tim melakukan pengukuran serta pengecekan kondisi ruas jalan.
Selain itu, Dinas PUPR juga berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menata keberadaan baliho dan melakukan penebangan pohon yang dinilai diperlukan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang.
“Sekarang masih persiapan lapangan, pengukuran lapangan, dan koordinasi dengan OPD terkait untuk penataan baliho serta penebangan pohon bersama DLH. Untuk pekerjaan fisik, kemungkinan minggu depan sudah bisa dilaksanakan,” katanya.
Pekerjaan penataan Jalan Pemuda diperkirakan berlangsung sekitar empat bulan, mulai pekan ketiga atau keempat Agustus hingga November 2026.
Selama pengerjaan berlangsung, akses kendaraan di Jalan Pemuda tidak akan ditutup secara keseluruhan. Namun, masyarakat diperkirakan mengalami gangguan lalu lintas karena adanya pekerjaan konstruksi di sejumlah bagian ruas jalan.
“Penutupan sebagian ada, mungkin agak sedikit terganggu, namun akses jalan masih bisa dipakai,” ujar Malvi.
Ia meminta masyarakat yang melintasi Jalan Pemuda meningkatkan kewaspadaan selama proses pengerjaan.
Pengendara diimbau memperhatikan kondisi sekitar dan mengikuti pengaturan lalu lintas yang diterapkan selama pekerjaan berlangsung.
“Kami mengharapkan masyarakat yang menggunakan akses di Jalan Pemuda, seandainya ada pelaksanaan pekerjaan, mohon berhati-hati. Mungkin ada gangguan terhadap kenyamanan masyarakat yang melintas karena pekerjaan perbaikan jalan,” katanya.
Malvi berharap masyarakat dapat mendukung proses penataan tersebut sehingga pekerjaan peningkatan Jalan Pemuda dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target.
“Kami berharap dukungan masyarakat agar pekerjaan ini bisa selesai dengan baik sesuai rencana peningkatan ruas Jalan Pemuda,” tutupnya.










