Menu ✖

Mode Gelap
Dirawat di RSAM Bukittinggi, Begini Kondisi Korban Perampokan di Agam Warga Siberut Utara Dipastikan Tak Dapat Beras Bansos Tahap 3, Camat : Berasnya Tak Layak Beredar Kabar Perampok Bersenpi Beraksi di Agam, 1 Pelaku Dilumpuhkan Warga Kejari Periksa Eks Wako Pariaman Terkait Kasus Korupsi Septic Tank HUT ke-62 Golkar, Pasar Murah Digelar di Empat Kecamatan di Sawahlunto Bandar dan Kurir Sabu Digerebek Tim Gabungan di Kinali

News

Pratu Rizki Kurniawan, Prajurit TNI asal Pesisir Selatan Gugur dalam Kontak Tembak di Pedalaman Papua

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Pratu Rizki Kurniawan, Prajurit TNI asal Pesisir Selatan Gugur dalam Kontak Tembak di Pedalaman Papua Perbesar

Covesia.co.id — Kabar duka datang dari keluarga besar TNI dan masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Seorang prajurit TNI, Pratu Rizki Kurniawan, gugur dalam menjalankan tugas di wilayah pedalaman Papua Tengah.

Pratu Rizki yang diketahui merupakan putra Nagari Sungai Gayo Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, gugur setelah terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (17/8/2026).

Kepergian Rizki menjadi duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat di kampung halamannya. Ia gugur justru pada momentum ketika bangsa Indonesia tengah memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Informasi yang dihimpun covesia.co.id, kontak tembak terjadi sekitar pukul 08.12 WIT. Serangan disebut menyasar posisi Pos Satgas Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Yonif 133/Yudha Sakti (YS) dan Posramil Jila.

Tembakan dilaporkan datang dari sejumlah arah. Personel TNI yang berada di lokasi kemudian memberikan perlawanan hingga terjadi kontak tembak.

Dalam insiden tersebut, tiga prajurit Yonif 133/Yudha Sakti menjadi korban.

Pratu Rizki Kurniawan mengalami luka tembak di bagian kepala dan dinyatakan gugur. Sementara dua prajurit lainnya, Pratu Y. Pasaribu mengalami luka di bagian pinggang dan Pratu Kiki Febrio mengalami luka pada bagian lengan.

Kedua prajurit yang terluka kemudian mendapatkan penanganan medis.

Jila merupakan salah satu wilayah pedalaman Mimika yang memiliki kondisi geografis cukup sulit. Akses transportasi yang terbatas membuat proses evakuasi korban menjadi tantangan tersendiri bagi aparat.

Pasca-kejadian, aparat TNI dan Polri memperketat pengamanan di sekitar lokasi. Aparat juga melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat dalam serangan tersebut.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto sebelumnya menyampaikan bahwa kondisi di wilayah tersebut mulai kondusif, meski personel gabungan tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi kemungkinan serangan lanjutan.

Gugur di Hari Kemerdekaan
Gugurnya Pratu Rizki meninggalkan kisah pilu bagi masyarakat Pesisir Selatan.

Ketika bendera Merah Putih berkibar di berbagai pelosok negeri untuk memperingati kemerdekaan Indonesia, seorang putra daerah dari Pesisir Selatan justru mengembuskan napas terakhir di medan tugas.

Rizki merupakan bagian dari prajurit yang ditempatkan untuk menjalankan tugas pengamanan di wilayah Papua. Pengabdiannya berakhir setelah dirinya menjadi korban dalam kontak tembak di pedalaman Mimika.

Kabar gugurnya Rizki kemudian menyebar dan mendapat perhatian masyarakat Sumatera Barat, khususnya warga Pesisir Selatan.

Sejumlah informasi yang beredar menyebutkan keluarga di kampung halaman tengah menanti proses pemulangan jenazah untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Bagi keluarga, Rizki bukan hanya seorang prajurit. Ia adalah anak, saudara, dan bagian dari kehidupan masyarakat di kampung halamannya.

Kini, namanya dikenang sebagai putra Pesisir Selatan yang gugur ketika menjalankan tugas negara di tanah Papua.

Di tengah peringatan kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, kabar tersebut menjadi pengingat bahwa di balik upacara, pengibaran bendera dan perayaan kemerdekaan, terdapat para prajurit yang tetap menjalankan tugas di wilayah rawan demi menjaga keamanan.

Pratu Rizki Kurniawan gugur di tanah Papua. Namun bagi keluarga dan masyarakat Pesisir Selatan, pengabdiannya akan selalu dikenang. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Dirawat di RSAM Bukittinggi, Begini Kondisi Korban Perampokan di Agam

20 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Warga Siberut Utara Dipastikan Tak Dapat Beras Bansos Tahap 3, Camat : Berasnya Tak Layak

20 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Beredar Kabar Perampok Bersenpi Beraksi di Agam, 1 Pelaku Dilumpuhkan Warga

20 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Kejari Periksa Eks Wako Pariaman Terkait Kasus Korupsi Septic Tank

20 Oktober 2026 - 14:02 WIB

HUT ke-62 Golkar, Pasar Murah Digelar di Empat Kecamatan di Sawahlunto

20 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Trending Topik News