Covesia.co.id — Seorang pelajar SMP Murni Padang dilaporkan hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Batang Arau, Kota Padang, saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Jumat (14/8/2026) sore.
Pelajar bernama Josua Perkasa (15), siswa kelas VIII SMP Murni Padang, dilaporkan tenggelam ketika mandi bersama sejumlah rekannya di Sungai Batang Arau, tepatnya di sekitar Surau Batu, Kecamatan Padang Selatan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, Josua bersama tiga rekannya baru pulang sekolah dan kemudian berhenti di sungai untuk mandi.
Namun, kondisi berubah ketika hujan deras melanda kawasan tersebut. Arus Sungai Batang Arau semakin deras sehingga Josua dan salah seorang rekannya, Orlen Ananta Purnama Gulo, yang diketahui tidak bisa berenang, mengalami kesulitan.
Salah seorang saksi berhasil menolong Orlen yang sempat dalam kondisi pingsan dan membawanya ke tepi sungai. Orlen kemudian dibawa ke rumah bidan untuk mendapatkan pertolongan.
Sementara Josua terseret arus dan hingga Sabtu (15/8/2026) pagi belum ditemukan. Tim SAR gabungan pun kembali melakukan pencarian terhadap korban yang memasuki hari kedua.
Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Batang Arau menggunakan perahu karet.
“Memasuki hari kedua, tim gabungan kembali melakukan pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan. Penyisiran dilakukan di sepanjang aliran Sungai Batang Arau dengan menggunakan perahu karet,” kata Hendri.
Pencarian melibatkan BPBD Kota Padang, Basarnas, TNI, Polri, PMI, Satpol PP, Damkar, pihak kecamatan dan kelurahan, KSB, insan kebencanaan serta nelayan.
Hendri mengatakan seluruh unsur yang terlibat terus berupaya menemukan korban. Kondisi arus sungai menjadi salah satu tantangan dalam proses pencarian.
“Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian. Mudah-mudahan korban segera ditemukan,” ujarnya. (*)










