Menu

Mode Gelap
KONI Agam Siapkan Rp3,4 Miliar untuk Hadapi Porprov XVI 2026 Aplikasi Cek Pemilih Pilwana Pasaman Barat Diluncurkan, Warga Diminta Pastikan NIK dan TPS Erupsi Sinabung Tak Berdampak Langsung ke Gunung Api di Sumbar Kader Kesehatan Padang Dilatih Percepat Temuan Kasus TBC Diduga Curi Burung Seharga Rp5 Juta, Remaja di Padang Ini Diciduk Tim Klewang Polres Pariaman Tangkap Perampok Sopir Truk Inti Sawit, Korban Disekap dan Diikat

News

Batas Waktu Penarikan Pasukan AS di Irak Tanggal 30 September 2026

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Batas Waktu Penarikan Pasukan AS di Irak Tanggal 30 September 2026 Perbesar

Covesia.co.id — Amerika Serikat diberi tenggat waktu hingga tanggal 30 September 2026 untuk menuntaskan penarikan seluruh pasukannya dari Irak.

Pemerintah Irak menegaskan tanggal tersebut merupakan batas waktu tetap dan final untuk mengakhiri misi militer koalisi pimpinan AS sekaligus menyelesaikan penarikan pasukan asing dari negara tersebut.

Kepastian itu disampaikan Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi setelah bertemu dengan Komandan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) Laksamana Brad Cooper pada Rabu (12/8/2026).

Al-Zaidi menegaskan tidak ada perubahan terhadap jadwal yang telah disepakati Baghdad dan Washington.

“30 September adalah batas waktu yang tetap dan final,” kata al-Zaidi, seperti dilaporkan Al Jazeera.

Pernyataan tersebut diperkuat pejabat Amerika Serikat yang dikutip Associated Press (AP).

Pejabat tersebut mengatakan Washington memperkirakan seluruh pasukannya dapat ditarik dari Irak paling lambat 30 September.

Namun, pemerintah AS tidak mengungkapkan secara rinci jumlah pasukan yang masih berada di Irak maupun lokasi penempatan mereka setelah meninggalkan negara tersebut.

Proses penarikan kini mulai memasuki tahap akhir. Sebagian besar pasukan AS telah meninggalkan pangkalan di wilayah Irak lainnya sejak tahun sebelumnya.

Kontingen yang masih bertahan terutama berada di wilayah Kurdistan Irak, termasuk di sekitar Erbil.

Menurut laporan The National, pasukan koalisi pimpinan AS tengah mempersiapkan penarikan dari Kurdistan Irak dan pengalihan sejumlah fasilitas militer kepada pasukan keamanan Irak sebelum tenggat 30 September. Pergerakan personel dan peralatan militer juga mulai terlihat di wilayah Erbil.

Penarikan tersebut merupakan bagian dari kesepakatan yang dicapai Washington dan Baghdad pada 2024. Kedua negara sepakat mengakhiri secara bertahap misi militer koalisi pimpinan AS di Irak dan mengalihkan hubungan keamanan menuju kerja sama bilateral.

Keputusan ini sekaligus mengakhiri salah satu babak panjang kehadiran militer Amerika Serikat di Irak yang dimulai sejak invasi 2003 untuk menggulingkan pemerintahan Saddam Hussein.

Pasukan AS kemudian ditarik secara besar-besaran pada 2011. Namun, mereka kembali ke Irak pada 2014 setelah kelompok Islamic State atau ISIS menguasai wilayah luas di Irak dan Suriah.

Kehadiran pasukan Amerika setelah itu difokuskan pada operasi melawan ISIS, pelatihan, bantuan intelijen dan dukungan terhadap pasukan keamanan Irak.

Misi tempur koalisi di Irak kemudian secara resmi berakhir pada 2021. Meski demikian, pasukan AS tetap berada di negara tersebut untuk menjalankan fungsi penasihat dan mendukung operasi kontra-terorisme.

Dengan berakhirnya penarikan pada 30 September, tanggung jawab keamanan Irak akan semakin berada di tangan pemerintah dan pasukan keamanan negara tersebut.

Pemerintah Irak menyatakan hubungan dengan Amerika Serikat tidak akan berakhir setelah pasukan ditarik.

Baghdad dan Washington akan mengalihkan hubungan dari kehadiran militer koalisi menuju kerja sama keamanan dan ekonomi bilateral yang didasarkan pada penghormatan terhadap kedaulatan Irak serta kepentingan bersama.

Namun, berakhirnya kehadiran militer AS juga membawa tantangan baru bagi Baghdad.

Irak harus memastikan pasukan keamanannya mampu menghadapi ancaman kelompok ISIS sekaligus mengendalikan kelompok-kelompok bersenjata yang berada di luar struktur keamanan negara.

Tantangan tersebut menjadi semakin rumit karena pemerintah Irak juga menetapkan 30 September sebagai batas waktu bagi kelompok bersenjata non-negara untuk menempatkan senjata di bawah kendali negara.

Sejumlah kelompok bersenjata telah menyatakan kesiapan untuk berintegrasi dengan institusi negara, tetapi sebagian kelompok lainnya masih menolak langkah tersebut.

Kondisi keamanan di Kurdistan Irak juga menjadi perhatian. Pangkalan-pangkalan yang sebelumnya digunakan pasukan koalisi telah beberapa kali menjadi sasaran serangan sejak konflik Amerika Serikat dan Israel dengan Iran meningkat pada Februari 2026.

Karena itu, penarikan pasukan AS bukan hanya persoalan pemindahan personel dan peralatan, tetapi juga menyangkut perubahan keseimbangan keamanan di kawasan tersebut.

Bagi Amerika Serikat, berakhirnya penempatan pasukan di Irak menandai penutupan kehadiran militer yang telah berlangsung lebih dari dua dekade.

Bagi Baghdad, 30 September menjadi momentum untuk mengambil kendali yang lebih besar atas keamanan nasional sekaligus membangun pola hubungan baru dengan Washington.

Dengan demikian, tanggal 30 September 2026 bukan sekadar tenggat administratif penarikan pasukan.

Tanggal tersebut menjadi penanda berakhirnya misi militer koalisi pimpinan AS di Irak dan dimulainya fase baru hubungan kedua negara, ketika kerja sama keamanan tidak lagi bertumpu pada kehadiran pasukan Amerika di wilayah Irak. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Aplikasi Cek Pemilih Pilwana Pasaman Barat Diluncurkan, Warga Diminta Pastikan NIK dan TPS

1 September 2026 - 17:14 WIB

Erupsi Sinabung Tak Berdampak Langsung ke Gunung Api di Sumbar

1 September 2026 - 16:50 WIB

Kader Kesehatan Padang Dilatih Percepat Temuan Kasus TBC

1 September 2026 - 16:38 WIB

Diduga Curi Burung Seharga Rp5 Juta, Remaja di Padang Ini Diciduk Tim Klewang

1 September 2026 - 13:34 WIB

Polres Pariaman Tangkap Perampok Sopir Truk Inti Sawit, Korban Disekap dan Diikat

1 September 2026 - 11:42 WIB

Trending Topik News