Menu

Mode Gelap
KONI Agam Siapkan Rp3,4 Miliar untuk Hadapi Porprov XVI 2026 Aplikasi Cek Pemilih Pilwana Pasaman Barat Diluncurkan, Warga Diminta Pastikan NIK dan TPS Erupsi Sinabung Tak Berdampak Langsung ke Gunung Api di Sumbar Kader Kesehatan Padang Dilatih Percepat Temuan Kasus TBC Diduga Curi Burung Seharga Rp5 Juta, Remaja di Padang Ini Diciduk Tim Klewang Polres Pariaman Tangkap Perampok Sopir Truk Inti Sawit, Korban Disekap dan Diikat

News

Siswa SMK 3 Pariaman Meninggal Dunia Usai Hanyut di Pantai Apar 

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Siswa SMK 3 Pariaman Meninggal Dunia Usai Hanyut di Pantai Apar  Perbesar

Covesia.co.id – Seorang siswa SMK 3 Pariaman dilaporkan meninggal dunia setelah hanyut saat mandi bersama teman-temannya di kawasan Pantai Apar, Jalan Siti Manggopoh, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (7/8/2026).

Korban diketahui bernama Farid (15), warga Padang Alai, Kabupaten Padang Pariaman.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan pihaknya menerima informasi kejadian pada pukul 17.15 WIB dari PMI Kota Pariaman.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue segera diberangkatkan menuju lokasi pencarian.

“Setelah menerima informasi, sebanyak delapan personel Kantor SAR Padang langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan bersama unsur SAR gabungan,” kata Abdul Malik kepada Covesia.co.id pada Jumat malam.

Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa bermula sekitar pukul 15.00 WIB. Korban mandi bersama sejumlah temannya usai pulang sekolah.

Tidak lama kemudian, korban diduga terseret arus dan hanyut. Teman-temannya kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Warga bersama unsur terkait sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun korban belum berhasil ditemukan hingga laporan diterima Kantor SAR Padang.

Tim rescue tiba di lokasi sekitar pukul 18.02 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan yang telah melakukan pencarian.

“Korban akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan pada pukul 18.08 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD Kota Pariaman untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Abdul Malik.

Usai proses evakuasi, seluruh unsur yang terlibat melaksanakan debriefing pada pukul 18.25 WIB. Operasi SAR kemudian diusulkan untuk ditutup dan seluruh personel kembali ke kesatuan masing-masing.

Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi arus laut tidak dapat diprediksi.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua dan pelajar, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di perairan. Keselamatan harus menjadi prioritas, dan hindari mandi di lokasi yang berpotensi membahayakan,” tutup Abdul Malik. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Aplikasi Cek Pemilih Pilwana Pasaman Barat Diluncurkan, Warga Diminta Pastikan NIK dan TPS

1 September 2026 - 17:14 WIB

Erupsi Sinabung Tak Berdampak Langsung ke Gunung Api di Sumbar

1 September 2026 - 16:50 WIB

Kader Kesehatan Padang Dilatih Percepat Temuan Kasus TBC

1 September 2026 - 16:38 WIB

Diduga Curi Burung Seharga Rp5 Juta, Remaja di Padang Ini Diciduk Tim Klewang

1 September 2026 - 13:34 WIB

Polres Pariaman Tangkap Perampok Sopir Truk Inti Sawit, Korban Disekap dan Diikat

1 September 2026 - 11:42 WIB

Trending Topik News