Covesia.co.id – Pagi baru saja bergulir di Lubuk Alung, Kamis (6/8/2026). Lalu lintas kendaraan mulai padat, dan deretan nasabah perlahan mendatangi Bank Nagari Cabang Lubuk Alung. Di tengah riuk-pikuk warga yang hendak menyetor atau menarik tabungan, sosok berseragam cokelat tampak berdiri sigap di sekitar area bank dan ruang ATM.
Adalah Aipda Redno Afriadi, S.H., personel Satuan Samapta Polres Padang Pariaman, yang pagi itu memikul amanah pengamanan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Padang Pariaman. Tugasnya sederhana dalam narasi, namun vital dalam realita: memastikan setiap rupiah dan keselamatan warga terjamin selama bertransaksi.
Tak sekadar berdiri mengawasi situasi, Aipda Redno juga aktif menyapa para nasabah. Dengan gaya persuasif dan hangat, ia menyelipkan imbauan agar masyarakat selalu waspada saat mengoperasikan mesin ATM maupun membawa uang tunai dalam jumlah besar.
“Jika ada kendala mesin atau melihat gerak-gerik yang mencurigakan, jangan ragu meminta bantuan petugas,” tutur Aipda Redno menyapa salah satu nasabah.
Langkah preventif ini merupakan cerminan dari komitmen kepolisian dalam mengawal objek vital daerah.
Kasat Samapta Polres Padang Pariaman, AKP Efriadi, menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan adalah wujud nyata pelayanan publik.
“Kami ingin memastikan Polri hadir tidak hanya saat terjadi gangguan, tetapi ada secara konsisten untuk mencegah potensi kejahatan. Harapannya, masyarakat bisa bertransaksi dengan tenang dan nyaman,” ujar AKP Efriadi.
Hingga operasional perbankan selesai, atmosfer di Bank Nagari Cabang Lubuk Alung terpantau aman dan kondusif.
Lewat kehadiran yang “Siap, Terlihat, dan Bermanfaat,” Sat Samapta Polres Padang Pariaman terus menjaga denyut aktivitas ekonomi warga tetap berdenyut tanpa rasa cemas. (*)











