Menu ✖

Mode Gelap
Prabowo Copot Listyo Sigit Sebagai KSP,  Penggantinya Letjen Ariyo Windutomo Pemko Padang Kumpulkan Aplikator Ojol Terkait Kelengkapan Izin, Ini Hasilnya Polres Mentawai Ungkap Tiga Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi Terminal Anak Air Mulai Layani AKDP, Pemko Dingatkan Jangan Setengah-Setengah Inklusi Keuangan Sumbar Capai 95,37 Persen, OJK Perkuat Literasi Masyarakat Pertumbuhan Ekonomi Padang Pariaman Terendah di Sumbar, Hanya 1,78 Persen

News

Banjir Setinggi Pinggang Kembali Rendam Maransi, Warga Minta Pemko Padang Hadir dengan Solusi Nyata

Safira Ariel Putribadge-check

Banjir Setinggi Pinggang Kembali Rendam Maransi, Warga Minta Pemko Padang Hadir dengan Solusi Nyata Perbesar

Covesia.co.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang pada Senin (3/8/2026) kembali menyebabkan banjir di kawasan Maransi, Kelurahan Aia Pacah, Kecamatan Koto Tangah. Ketinggian air dilaporkan mencapai di atas pinggang orang dewasa sehingga mengganggu aktivitas warga.

Banjir yang melanda kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi. Warga menyebut Maransi hampir setiap tahun terendam banjir saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Padang.

Ketua Pemuda Maransi, Hanif Setiawan, mengatakan warga sudah lama hidup berdampingan dengan ancaman banjir. Namun hingga kini, menurutnya, belum ada solusi yang benar-benar mampu mengatasi persoalan tersebut.

“Setiap hujan deras, kami selalu dihantui banjir. Hari ini air bahkan mencapai di atas pinggang orang dewasa. Kondisi seperti ini hampir terjadi setiap tahun,” ujar Hanif kepada Covesia.co.id, Senin (3/8/2026).

Ia mengungkapkan, banjir tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga mengancam keselamatan warga serta berpotensi merusak rumah dan harta benda.

Hanif berharap Pemerintah Kota Padang segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan banjir yang telah bertahun-tahun dialami warga Maransi.

“Kami tidak ingin hanya mendengar janji atau retorika. Warga membutuhkan solusi nyata agar banjir tahunan ini tidak terus berulang. Pemerintah harus hadir dengan penanganan yang serius dan berkelanjutan,” tegasnya.

Menurutnya, persoalan banjir di Maransi memerlukan penanganan menyeluruh, mulai dari pembenahan sistem drainase, normalisasi saluran air, hingga langkah-langkah lain yang mampu mengurangi risiko banjir saat curah hujan tinggi.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Prabowo Copot Listyo Sigit Sebagai KSP,  Penggantinya Letjen Ariyo Windutomo

4 November 2026 - 19:27 WIB

Pemko Padang Kumpulkan Aplikator Ojol Terkait Kelengkapan Izin, Ini Hasilnya

4 November 2026 - 19:12 WIB

Polres Mentawai Ungkap Tiga Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi

4 November 2026 - 17:44 WIB

Inklusi Keuangan Sumbar Capai 95,37 Persen, OJK Perkuat Literasi Masyarakat

4 November 2026 - 15:40 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Padang Pariaman Terendah di Sumbar, Hanya 1,78 Persen

4 November 2026 - 13:19 WIB

Trending Topik News