Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Ekonomi Sumbar Tumbuh 4,69 Persen, Angka Pengangguran Turun Petani Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit Pasaman Barat Sukses di Koto Lalang, Parkir Digital Antrean BBM Sasar SPBU Mata Air dan Pengambiran 9 Pedagang Korban Kebakaran Los Batiah Payakumbuh Dipastikan Kembali ke Lapak Semula Vasko Dorong Pengembangan Nagari Creative Hub, 13 Nagari Jadi Percontohan di Sumbar Diduga Jadi Mucikari Anak di Bawah Umur, Mahasiswa di Padang Ditangkap di Hotel

News

Ditinggal Untuk Makamkan Orang Tua, 3 Rumah di Pauh Ludes Dilalap Api

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Ditinggal Untuk Makamkan Orang Tua, 3 Rumah di Pauh Ludes Dilalap Api Perbesar

Covesia.co.id – Tiga petak rumah di Jalan Binuang Kampung Dalam, RT 02/RW 05, Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang, ludes dilalap api pada Sabtu (1/8/2026) pagi.

Rumah tersebut dalam kondisi kosong karena seluruh Penghuni tengah keluar untuk memakamkan salah satu keluarga yang meninggal dunia.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Budi Payan, mengatakan kebakaran terjadi pada pukul 08.00 WIB, saat seluruh penghuni rumah tengah memakamkan orang tuanya yang baru meninggal dunia.

“Ya kebakaran tadi pagi sungguh menyayat hati. Disaat berduka, rumah kebakaran, ” Kata Budi Payan kepada Covesia.co.id, Sabtu (1/8/3026) siang.

Dikatakannya, saat petugas menerima laporan pukul 08.08 WIB, sebanyak lima unit armada dengan 65 person langsung dikerahkan ke lokasi kebakaran. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 08.18 WIB dan langsung memadamkan api.

“Tim kami tiba di lokasi sekitar pukul 08.18 WIB. Api berhasil dipadamkan dan penanganan selesai pada pukul 09.12 WIB,” kata Budi Payan.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat membesar dari salah satu rumah petak yang berada di tengah area persawahan.

“Rumah inilah yang dalam kondisi kosong karena penghuni ke pemakaman orang tuanya, ” Kata Budi lagi.

Budi menyebutkan proses pemadaman sempat mengalami kendala karena akses menuju lokasi sangat terbatas.

Armada tidak dapat mendekati titik kebakaran akibat adanya tenda yang menutup akses jalan serta kondisi jalan dengan sedimen tanah yang menyulitkan kendaraan pemadam.

“Lokasi kebakaran berada di tengah sawah dengan akses yang sempit. Armada tidak bisa masuk hingga ke titik api karena terhalang tenda dan kondisi jalan yang tidak memungkinkan. Meski demikian, personel tetap berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, tiga petak rumah berukuran sekitar 4 x 7 meter terbakar dengan total dihuni tiga kepala keluarga atau 12 jiwa. Tidak ada warga yang harus mengungsi karena kebakaran.

Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta, sementara aset senilai kurang lebih Rp70 juta berhasil diselamatkan petugas.

Satu bangunan lain yang berada di sekitar lokasi juga berhasil diamankan sehingga tidak ikut terbakar.

Budi menambahkan, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Petani Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit Pasaman Barat

5 November 2026 - 14:12 WIB

Sukses di Koto Lalang, Parkir Digital Antrean BBM Sasar SPBU Mata Air dan Pengambiran

5 November 2026 - 12:14 WIB

9 Pedagang Korban Kebakaran Los Batiah Payakumbuh Dipastikan Kembali ke Lapak Semula

5 November 2026 - 10:00 WIB

Vasko Dorong Pengembangan Nagari Creative Hub, 13 Nagari Jadi Percontohan di Sumbar

5 November 2026 - 09:52 WIB

Diduga Jadi Mucikari Anak di Bawah Umur, Mahasiswa di Padang Ditangkap di Hotel

5 November 2026 - 08:34 WIB

Trending Topik News