Menu ✖

Mode Gelap
Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik SMKN 1 Sasak Direlokasi, Rp3 Miliar Digelontorkan untuk Atasi Ancaman Banjir IPTU Afrizal Sahar Resmi Jabat Kasat Lantas Polres Pasaman

News

Kejari Pariaman Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Proyek Septic Tank Rp1,2 Miliar

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Foto: Istimewa Perbesar

Foto: Istimewa

Covesia.co.id  – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pariaman akhirnya menuntaskan penantian publik terkait status hukum perkara proyek sanitasi di Kota Pariaman. Pada Senin (20/7/2026), pihak kejaksaan resmi menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Tangki Septik Individual dan MCK tahun anggaran 2023.

Langkah hukum ini diambil setelah penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup atas pelanggaran Pasal 603 Jo Pasal 604 UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana korupsi. Ketiga tersangka yang ditetapkan adalah FA selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta TY dan DES yang berperan sebagai pelaksana pekerjaan untuk paket I dan II.

“Benar, kita sudah tetapkn tiga tersangka,” ujar Kasi Intel Kejaksaan Negeri Pariaman, Aridona Bustari, Senin (20/7).

Penetapan status tersangka ini merupakan hasil dari serangkaian penyidikan intensif yang dilakukan tim pidsus Kejari Pariaman selama beberapa bulan terakhir. Penyidik telah memeriksa lebih dari 20 orang saksi, yang terdiri dari berbagai elemen mulai dari pejabat teras di lingkungan Pemkot Pariaman hingga para kontraktor yang terlibat dalam proyek tersebut.

Proses pemeriksaan berlangsung secara maraton untuk mengumpulkan fakta-fakta lapangan terkait pelaksanaan proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian PUPR. Keterangan para saksi menjadi kunci utama bagi kejaksaan dalam menyusun konstruksi hukum yang kuat sebelum akhirnya memutuskan untuk menetapkan tersangka.

Pihak kejaksaan menegaskan bahwa tindakan ini adalah bentuk komitmen untuk menegakkan keadilan atas anggaran negara yang disalahgunakan. “Penetapan ini didasarkan pada bukti-bukti yang telah kami kumpulkan selama tahap penyidikan,” tambahnya.

Dengan ditetapkannya tiga tersangka tersebut, proses hukum kini berlanjut ke tahap yang lebih dalam guna menyiapkan persidangan. Masyarakat diharapkan tetap mengawal jalannya perkara ini sebagai bentuk pengawasan terhadap penggunaan anggaran pemerintah daerah agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

6 November 2026 - 15:43 WIB

Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang

6 November 2026 - 15:06 WIB

Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang

6 November 2026 - 11:33 WIB

Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik

6 November 2026 - 11:26 WIB

SMKN 1 Sasak Direlokasi, Rp3 Miliar Digelontorkan untuk Atasi Ancaman Banjir

6 November 2026 - 11:15 WIB

Trending Topik Daerah