Covesia.co.id- Penyebab kematian seorang pria paruh baya berinisial R (41), asal Tangerang, Banten yang ditemukan tak bernyawa di bawah jembatan fly over dekat kawasan bandara, Korong Duku, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman hingga saat ini masih menjadi misterius.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di jasad korbansaat ditemukan pada Rabu (8/7/2026) sore.
Saat ini, jasad korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Padang untuk dilakukan visum dan identifikasi.
Kasat Reskrim Polres Pariaman, AKP Nedrawati, Kamis (9/8) menyebutkan bahwa selain mengambil sidik jari, petugas juga melakukan pengukuran fisik luar mayat guna memperkuat bukti penunjang di TKP.
Ditempat terpisah, Kapolsek Batang Anai, Iptu Wadriadi menyampaikan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dalam perkara ini.
Berdasarkan informasi sementara korban diduga kuat mengalami gangguan kejiwaan. Hal tersebut disampaikanya berdasarkan keterangan saksi saksi di lokasi sebelum korban ditemukan tidak bernyawa di areal Fly Over BIM. ” Berdasarkan keterangan saksi, korban terlihat dilokasi seperti orang yang sedang kebingungan. Diduga kuat mengalami gangguan kejiawaan. Namun, kita tetap akan melakukan pendalaman lebih lanjut,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, warga Kasang, Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman Digegerkan dnegan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di bawah flyover kawasan Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 18.15 WIB.
Kapolsek Batang Anai, Iptu Wadriadi, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya, personel Polsek Batang Anai langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Benar, kami menerima laporan adanya penemuan sesosok mayat di bawah flyover BIM. Begitu informasi diterima, anggota langsung menuju tempat kejadian perkara,” kata Wadriadi, Rabu (8/7).
Wadriadi mengatakan, berdasarkan informasi awal, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Saat ini, kata dia, personel Polsek Batang Anai bersama Polres Padang Pariaman masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan, olah tempat kejadian perkara (TKP), dan penyelidikan.
“Anggota masih berada di TKP. Kami masih melakukan penyelidikan dan identifikasi terhadap korban. Untuk identitas korban maupun penyebab kematiannya belum dapat dipastikan karena masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.











