Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Dharmasraya Temukan Bibit Sawit di Lahan Bekas Karhutla, Minta Polisi Usut Tuntas Pantau Pilwana E-Voting di 2 Kecamatan, Wabup Pasbar Pastikan Pemungutan Kondusif Bukittinggi Perpanjang PJJ hingga 21 Oktober, Siswa PAUD hingga SMP Belajar dari Rumah Sempat Longsor, Pagi Ini Jalan Padang Koto Gadang – Koto Alam Agam Sudah Bisa Dilalui Sempat Dilaporkan Hilang, Dua Pemancing Asal Mentawai Ditemukan Selamat di Nias Prakiraan Cuaca Sumbar 19 Oktober 2026, Sejumlah Wilayah Ini Diguyur Hujan Lebat 

Budaya

Sudah Mendunia: Gebrakan Baru Nasi Padang Keliling Bukti Eksistensinya Tak Tergerus Zaman

Safira Ariel Putribadge-check

Sudah Mendunia: Gebrakan Baru Nasi Padang Keliling Bukti Eksistensinya Tak Tergerus Zaman Perbesar

Covesia.co.id – Lagi laper, pasti salah satu menu pilihan yang kamu pikirkan adalah Nasi Padang, kan?

Siapa yang tidak kenal Nasi Padang? Makanan berat yang tidak terbantahkan kelezatannya ini kaya akan rempah, santan kental, dan lauk-pauk autentik yang menggugah selera. Makanan khas Sumatera Barat ini memang terbukti memanjakan lidah dan menawarkan harmoni rasa yang luar biasa. Hingga saat ini, Nasi Padang tetap digemari berkat kemampuan orang Minangkabau mengombinasikan berbagai jenis makanan.

Cita rasa nikmat yang muncul melalui seporsi Nasi Padang berasal dari perpaduan aneka elemen khas, di antaranya:

Kaya akan rempah: Penggunaan bumbu seperti serai, lengkuas, dan kunyit terbukti memberikan kedalaman rasa pada masakan Minangkabau.

Kuah dan Sambal: Elemen ini adalah bagian penting dalam Nasi Padang. Tanpa kuah dan sambal, Nasi Padang akan terasa sepi. Siraman kuah bercampur dengan nasi hangat yang badarai, dipadukan dengan sambal segar (baik cabai merah atau cabai hijau) serta sayuran, menciptakan perpaduan rasa yang pas banget!

Teknik Memasak: Hal penting yang menjadi kunci dahsyatnya kenikmatan Nasi Padang adalah teknik memasak. Setiap lauk memiliki teknik masaknya sendiri. Contohnya rendang yang memerlukan proses panjang agar setiap rempah dan bumbunya meresap ke setiap lapisan daging, menjadikannya kaya rasa dan empuk.

Nah, mulai sekarang, jangan anggap enteng sepiring Nasi Padang yang kamu makan. Di balik lauk-pauk itu, ada cerita tentang budaya, ilmu pengetahuan, ekonomi, dan masa depan.

Generasi muda Minangkabau sekarang memang banyak banget ide kreatif dan inovatifnya. Walaupun Nasi Padang sudah mendunia, masih tetap ada aja gebrakan kerennya! Di Padang sekarang hadir Nasi Padang keliling dengan konsep modern dan tetap higienis menggunakan sepeda listrik atau gerobak. Harganya pun sangat terjangkau. Tidak hanya di Padang, konsep Nasi Padang keliling ini pun sudah mulai ada di luar Sumatera Barat. Kemanapun mata memandang, sepertinya kita akan menemui Nasi Padang, nih.

Pelopor Nasi Padang keliling yang saat ini populer di Kota Padang antara lain:

Pangling (Padang Keliling): Menggunakan sepeda listrik yang ramah lingkungan. Udanya yang ramah dalam melayani tentu semakin menarik minat kita untuk belanja.

Nasi Padang Keliling Bundo Ratu: Nah, bagi yang sering lewat Masjid Raya (Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi), pasti sudah pernah lihat Nasi Padang keliling mangkal di sana. Pelayanannya oke dan pastinya menarik minat kita juga untuk membeli.

Untuk teman-teman yang penasaran uda-uda ini mangkalnya di mana, bisa langsung aja cek Instagram Nasi Padang kelilingnya, ya!

Dikemas secara sederhana, Nasi Padang keliling ini kini telah menjadi favorit pekerja, mahasiswa, hingga masyarakat yang mau serbacepat (sat-set). Beda vibes dengan rumah makan Padang yang penyajiannya dilakukan oleh pramusaji, Nasi Padang keliling punya konsep unik yang menawarkan keleluasaan lokasi dan hemat waktu.

Tetap eksisnya Nasi Padang hingga saat ini menjadi bukti bahwa masyarakat Minangkabau mau berkreasi dan berinovasi sesuai dengan zamannya. Hasilnya, usaha Nasi Padang mampu bertahan dalam perjalanan sejarah kuliner.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem untuk Sejumlah Wilayah Sumbar

19 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Indeks Udara Padang Tembus Kategori Tidak Sehat, BMKG Ungkap Asal Kabut Asapnya

18 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ini Tanggapan Dishut Sumbar Soal Tumpang Tindih Tanah Milik Fauzi Bahar

17 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Spesialis Pencuri Fasilitas Sekolah di Padang Pariaman  Ditangkap Polisi

17 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Satpol PP Kembali Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, 5 Wanita Diamankan

17 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Trending Topik Daerah