Menu ✖

Mode Gelap
Mancing Berujung Petaka, Satu Warga Kerinci Hanyut di Sungai Sangir Solsel GAPEKA 2026 Berlaku 1 Desember, KA Pariaman Ekspres Kini Singgah di Shelter Kampung Jua Mahyeldi Imbau Masyarakat Sumbar Waspadai Potensi Hujan Lebat hingga 10 November Reaktivasi Jalur KAI Sumbar, Vagub Vasko: Pemprov Siap Bantu Sosialisasi ke Masyarakat Polda Sumbar Ungkap Peredaran Sabu di Padang, Dua Pria Ditangkap Tiga Kali Masuk Penjara, Pria di Sijunjung Kembali Ditangkap Kasus Curanmor

Daerah

Banjir Susulan Kembali Terjadi, Ratusan Warga di Padang Pariaman Dievakuasi Gunakan Perahu Karet

Redaksi Covesiabadge-check

Banjir Susulan Kembali Terjadi, Ratusan Warga di Padang Pariaman Dievakuasi Gunakan Perahu Karet Perbesar

Covesia.co.id – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Padang Pariaman sejak Jumat (2/1) pagi hingga sore mengakibatkan sejumlah sungai meluap dan merendam pemukiman warga. Kondisi terparah dilaporkan terjadi di Korong Surantiah, Nagari Lubuk Alung, di mana ketinggian air mencapai leher orang dewasa.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, yang meninjau langsung lokasi bencana menyatakan bahwa lebih dari 200 warga terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman. Proses evakuasi dilakukan secara intensif oleh tim gabungan dari SAR, Polri, dan TNI.

“Debit air terus bertambah sehingga tidak memungkinkan warga tetap tinggal di rumah. Kami fokus mengevakuasi warga yang terjebak menggunakan perahu karet,” ujar John Kenedy Azis di lokasi banjir, Jumat (2/1).

Luapan Sungai Batang Anai menjadi penyebab utama banjir susulan ini. Selain kawasan Surantiah, banjir juga dilaporkan melanda wilayah Jatu Tanam dan beberapa titik lain di Kecamatan Batang Anai. Hingga saat ini, Pemerintah Daerah (Pemda) mencatat sedikitnya tiga kecamatan terdampak signifikan oleh bencana ini.

Sebagai langkah penanganan darurat, Pemda Padang Pariaman telah mendirikan tenda pengungsian serta dapur umum di titik-titik strategis.

“Kami masih melakukan pendataan terhadap dampak kerusakan dan jumlah pasti korban terdampak. Saat ini prioritas utama adalah keselamatan nyawa warga,” pungkas Bupati.

Petugas gabungan masih bersiaga di lokasi mengingat cuaca yang belum stabil dan potensi kenaikan debit air susulan. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

GAPEKA 2026 Berlaku 1 Desember, KA Pariaman Ekspres Kini Singgah di Shelter Kampung Jua

2 November 2026 - 18:29 WIB

Tak Menyerah Ikut Seleksi, Arifin Ilham Akhirnya Lolos TNI AD

28 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Indeks Udara Padang Tembus Kategori Tidak Sehat, BMKG Ungkap Asal Kabut Asapnya

18 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Spesialis Pencuri Fasilitas Sekolah di Padang Pariaman  Ditangkap Polisi

17 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Satpol PP Kembali Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, 5 Wanita Diamankan

17 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Trending Topik Daerah