Covesia.co.id – Akses jalan provinsi yang menghubungkan Sicincin dan Malalak terputus total pada Senin (24/11/2025) pagi setelah diterjang longsor di tiga titik berbeda.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 09.40 WIB ini menimbun badan jalan dan melumpuhkan lalu lintas, memaksa pengendara membatalkan perjalanan.
Personel Satlantas Polresta Bukittinggi, Ipda Dede Salman, yang berada di lokasi kejadian segera mengeluarkan peringatan agar pengendara yang sudah terlanjur melaju melalui rute tersebut agar dapat membatalkan perjalannya dan memutar balik arah kendaraannya karena jalan tidak dapat dilalui.
“Hari ini pukul 09.40 WIB, arus terkini jalur lintas Malalak telah terjadi longsor di tiga titik,” ujar Ipda Dede Salman.
“Kami mengimbau pengendara untuk tidak melewati jalur Malalak karena tidak bisa dilewati.”Longsor terparah dilaporkan terjadi di Nagari Balingka, Kecamatan IV Koto.
Menurut Abdul Ghofur, Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Agam, material tanah menumpuk dengan ketinggian yang signifikan. Yang mana tinggi material yang menutupi badang jalan lebih kurang: 50 – 100 cm, sedangkan panjang timbunan material longsor yang menutupi akses jalan sepanjang 15- 20 meter.
Disebutkannya, tumpukan tanah tersebut praktis menutup penuh akses jalan, membuat jalur tersebut mustahil dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.Saat ini, BPBD Agam telah mengambil langkah penanganan.
“Untuk penanganan, kita sudah koordinasi dengan UPT provinsi,” tambah Abdul Ghofur.
Pengendara yang berencana melintasi jalur ini diimbau mencari jalur alternatif atau menunda perjalanan hingga jalan dinyatakan aman dan bersih. (*)




