Covesia.co.id – Andika Alta (31), Korban perampokan bersenjata api di EB Mart, Simpang Aur Pakan Kamih, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menjalani pemeriksaan medis di RSUD Dr. Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi, Selasa (20/10/2026).
Kondisi korban dilaporkan stabil dan masih menunggu hasil pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) di bagian kepala kepala untuk menentukan penanganan selanjutnya.
Wakil Direktur Pelayanan RSAM Bukittinggi, dr. Vera Zeino mengatakan korban tiba di rumah sakit pada Selasa siang setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Pakan Kamih sejak Senin malam.
“Sekarang kondisi korban cukup kondusif. Dia sadar dan kondisinya secara menyeluruh stabil,” kata Vera ketika dihubungi Covesia.co.id, Selasa sore.
Vera menjelaskan, korban mengalami luka robek di bagian belakang kepala, tepatnya di dekat telinga sebelah kiri. Luka tersebut telah dijahit saat korban mendapatkan perawatan di Puskesmas Pakan Kamih.
Namun, pihak RSAM belum dapat memastikan jumlah jahitan yang diberikan karena tindakan medis tersebut dilakukan di fasilitas kesehatan sebelumnya.
“Di puskesmas kepalanya dijahit, tapi berapa jahitannya tidak bisa kami sampaikan karena bukan kami yang menjahit. Itu di kepala bagian belakang telinga sebelah kiri,” ujarnya.
Saat ini, tim medis masih menunggu hasil pemeriksaan MRI di bagian kepala untuk memastikan apakah terdapat masalah atau cedera yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
“Jika bermasalah mungkin akan dirawat. Tapi kalau baik-baik saja, hanya robek biasa, bisa rawat jalan. Kalau ada masalah mungkin rawat inap,” kata Vera.
Selain luka di kepala, korban juga mengalami luka robek di bagian paha. Vera meluruskan informasi yang beredar mengenai dugaan luka tembak pada bagian tubuh korban.
Menurutnya, berdasarkan pemeriksaan awal di RSAM, tidak ditemukan luka tembak pada tubuh korban.
“Tidak ada luka tembak di tubuh korban. Hanya di pahanya ada luka robek. Sepertinya pelurunya meleset,” jelasnya.
Vera menambahkan, korban sempat mengeluhkan nyeri pada bagian rusuk sebelah kiri.
Namun, pemeriksaan CT scan pada bagian tersebut tidak menunjukkan adanya masalah berdasarkan hasil pemeriksaan yang disampaikan pihak rumah sakit.
Sebelumnya, dua orang terduga pelaku perampokan bersenjata api mencoba merampok Andika bersama ibu dan karyawannya di depan minimarket EB Mart, Simpang Aur Pakan Kamih, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, Andika baru saja menutup toko miliknya.
Salah seorang pelalu langsung menghampiri Andika dan menembakkan senjata api. Spontan Andika melawan dan situasi pun berubah menjadi perkelahian.
Sementara itu, ibu Andika berusaha menyelamatkan tas berisi uang tunai yang dibawanya agar tidak dirampas.
Warga disekitar lokasi yang melihat keributan, langsung berdatangan. Salah seorang warga melempar helm ke arah seorang pelaku dan membuatnya tersungkur.
Warga berhasil melumpuhkan seorang pelaku dan menyerahkannya ke Polres Bukittinggi. Sedangkan seorang terduga pelaku lain, berhasil melarikan diri menggunakan mobil.
Kasatreskrim Polresta Bukittinggi, AKP Wiko Satria Afdal membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan empat pria diduga terlibat dalam percobaan pencurian dengan kekerasan itu.
“Kami saat ini masih terus melakukan pengembangan, pendalaman, serta penyelidikan lebih lanjut terkait tiga orang tersangka lainnya yang diduga terlibat,” kata Wiko, Selasa (20/10/2026).
Polisi telah mengamankan satu orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. Sementara itu, penyelidikan dan pengejaran terhadap pihak lain yang diduga terlibat masih berlanjut. (*)










