Covesia.co.id — Kepolisian Resor (Polres) Payakumbuh memeriksa enam orang saksi terkait kebakaran yang menghanguskan 24 petak kios di kawasan Los Batiah, Pasar Blok Timur, pada Kamis (15/10/2026) dini hari.
Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau untuk mengungkap penyebab kebakaran.
Kapolres Payakumbuh, AKBP Irwan Andeta, melalui Kasat Reskrim IPTU Andrio Surya Putra Siregar mengatakan enam saksi yang telah dimintai keterangan berasal dari sejumlah unsur.
Mulai dari orang yang pertama kali melihat api, petugas pemadam kebakaran, pemilik toko, hingga petugas ronda.
“Iya, kita sudah melakukan permintaan keterangan terhadap beberapa orang saksi, sudah dilakukan sebanyak 6 orang,” ujar Andrio, Sabtu (16/10/2026).
Ia mengatakan, pemeriksaan saksi masih berpeluang bertambah untuk mendalami peristiwa tersebut.
“Kita lakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang melihat pertama kali api, pemadam kebakaran, pemilik toko, termasuk petugas ronda. Mungkin akan ada tambahan lagi dari petugas ronda dan trantib,” katanya.
Andrio menambahkan, Tim Labfor Polda Riau telah melakukan olah TKP dan mengambil sejumlah sampel serta barang bukti. Pemeriksaan di lokasi tersebut dilakukan selama dua hari.
“Saat ini Satreskrim masih menunggu hasil dari olah TKP Tim Labfor Polda Riau, untuk olah TKP dilakukan Tim Bid Labfor selama dua hari,” ujarnya.
Diketahui, api pertama kali dilihat oleh seorang saksi bernama War sekitar pukul 00.45 WIB dari sebuah kios di lantai satu. Api kemudian merambat dengan cepat ke deretan kios kayu di sekitarnya.
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan sekitar pukul 00.58 WIB dan tiba di lokasi tiga menit kemudian.
Pemadaman melibatkan delapan armada gabungan dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota, serta personel dari sejumlah instansi terkait.
Api berhasil dipadamkan pada pukul 02.37 WIB. Petugas PLN juga mengamankan aliran listrik di sekitar lokasi untuk mengantisipasi bahaya susulan.
Pemko Payakumbuh Siapkan Penanganan Pedagang
Sementara itu, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan penanganan terhadap pedagang yang terdampak kebakaran.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Sekretaris Daerah Rida Ananda meninjau lokasi untuk melihat kondisi pascakebakaran sekaligus mengidentifikasi kebutuhan pemulihan.
Rida mengatakan, kebakaran menghanguskan satu blok Los Batiah berukuran sekitar 6 x 30 meter persegi. Selain itu, tiga petak toko di sekitarnya turut mengalami kerusakan ringan.
“Hal pertama yang perlu dipastikan saat ini adalah kondisi di lapangan benar-benar aman. Selain itu, kita juga melihat dampak kebakaran secara menyeluruh agar penanganan selanjutnya bisa dilakukan,” kata Rida.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan melakukan pendataan terhadap pedagang yang terdampak, termasuk tingkat kerusakan yang dialami.
Pendataan tersebut menjadi dasar untuk menentukan bentuk penanganan dan bantuan sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.
“Kita akan terus melihat kebutuhan di lapangan secara komprehensif dan mengoordinasikannya dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk pemulihan pasar,” ujarnya.
Pemko Payakumbuh berharap proses pendataan dan penanganan dapat berjalan cepat dan terkoordinasi agar pedagang yang kehilangan tempat usaha memperoleh kepastian mengenai bantuan serta dapat kembali menjalankan aktivitas perdagangan. (*)










