Menu ✖

Mode Gelap
Sempat Longsor, Pagi Ini Jalan Padang Koto Gadang – Koto Alam Agam Sudah Bisa Dilalui Sempat Dilaporkan Hilang, Dua Pemancing Asal Mentawai Ditemukan Selamat di Nias Prakiraan Cuaca Sumbar 19 Oktober 2026, Sejumlah Wilayah Ini Diguyur Hujan Lebat  Residivis Curi Motor Penjaga Sekolah, Tim Klewang Ringkus Pelaku di Pasar Raya Dua Pemancing Dilaporkan Hilang di Perairan Siberut Utara BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem untuk Sejumlah Wilayah Sumbar

News

Hanyut Sejauh 2 KM, Korban Banjir Bandang di Pasaman Ditemukan Meninggal Dunia

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Hanyut Sejauh 2 KM, Korban Banjir Bandang di Pasaman Ditemukan Meninggal Dunia Perbesar

Covesia.co.id – Di hari ke-6 pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Amri Anto (51), warga yang dilaporkan hanyut saat banjir bandang melanda Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Gala-Gala, Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 9.30 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan korban ditemukan sekitar dua kilometer dari lokasi awal dilaporkan hanyut.

“Korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan setelah dilakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dan titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut,” kata Abdul Malik.

Menurutnya, pencarian pada Rabu pagi dilakukan mulai sekitar pukul 08.00 WIB. Sekitar pukul 09.30 WIB, tim menemukan korban di antara tumpukan kayu dan material yang terbawa arus banjir.

“Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Simpang Tonang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Sebelumnya, banjir bandang terjadi di Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 17.15 WIB.

Bencana tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Pasaman sejak sekitar pukul 16.00 WIB. Dalam kejadian itu, Amri Anto dilaporkan terseret arus banjir.

Selama proses pencarian, tim SAR gabungan menyisir area dengan radius hingga sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian. Pencarian melibatkan Pos SAR Pasaman, Unit Siaga SAR Agam, Polres Pasaman, BPBD Pasaman, Kodim 0305, relawan, serta masyarakat.

Operasi pencarian juga didukung berbagai peralatan, di antaranya LCR, Aqua Eye, drone thermal, peralatan SAR air, ambulans, rescue truck, serta excavator.

Dengan ditemukannya Amri Anto, rangkaian pencarian terhadap korban hanyut dalam bencana banjir bandang tersebut berakhir.

Jenazah selanjutnya dibawa ke Puskesmas Simpang Tonang sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemulasaraan dan pemakaman.  (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Sempat Longsor, Pagi Ini Jalan Padang Koto Gadang – Koto Alam Agam Sudah Bisa Dilalui

19 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Sempat Dilaporkan Hilang, Dua Pemancing Asal Mentawai Ditemukan Selamat di Nias

19 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Prakiraan Cuaca Sumbar 19 Oktober 2026, Sejumlah Wilayah Ini Diguyur Hujan Lebat 

19 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Residivis Curi Motor Penjaga Sekolah, Tim Klewang Ringkus Pelaku di Pasar Raya

19 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Dua Pemancing Dilaporkan Hilang di Perairan Siberut Utara

19 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Trending Topik News