Covesia.co.id – Polda Sumatera Barat memperkuat Program Kampung Bebas Narkoba di Nagari Air Manggis Selatan, Kabupaten Pasaman. Program ini untuk meningkatkan pencegahan dan deteksi dini penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di tingkat masyarakat.
Melalui asistensi yang digelar Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar, Senin (21/9/2026), Kegiatan itu melibatkan unsur pemerintah daerah, kepolisian dan masyarakat setempat.
Dirresnarkoba Polda Sumbar Kombes Pol Wedy Mahadi mengatakan pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan masyarakat sehingga upaya pencegahan tidak hanya bergantung pada penindakan hukum.
“Upaya memberantas narkoba memerlukan sinergi yang solid dan berkelanjutan antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui program Kampung Bebas Narkoba di Nagari Air Manggis Selatan ini, kami ingin mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi garda terdepan yang aktif menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan bebas dari narkotika,” ujar Wedy.
Menurut Wedy, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk memperkuat pencegahan sekaligus mendeteksi potensi penyalahgunaan narkotika sejak dini.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan, program Kampung Bebas Narkoba terus diperkuat hingga ke tingkat nagari sebagai bagian dari upaya pencegahan peredaran narkotika.
“Polda Sumbar terus berkomitmen mengawal dan mengoptimalkan program Kampung Bebas Narkoba hingga ke pelosok nagari. Kami mengimbau agar masyarakat terus memperkuat kepedulian di lingkungan masing-masing,” kata Susmelawati.
Asistensi tersebut dihadiri Wedy Mahadi, Kapolres Pasaman, Bupati dan Wakil Bupati Pasaman, Ketua DPRD Pasaman, Sekda Pasaman, jajaran Polres Pasaman serta masyarakat Nagari Air Manggis Selatan.
Program Kampung Bebas Narkoba di nagari tersebut diarahkan tidak hanya untuk mencegah peredaran narkotika, tetapi juga memperkuat sistem deteksi dini dan pencegahan secara berkelanjutan.
Polda Sumbar berharap penguatan tersebut dapat mendorong masyarakat Nagari Air Manggis Selatan lebih aktif dalam pencegahan, deteksi dini hingga mendukung upaya rehabilitasi berbasis komunitas.
Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat di Pasaman juga diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan Kampung Bebas Narkoba di nagari lainnya di Sumatera Barat. (*)










