Menu ✖

Mode Gelap
Pertumbuhan Ekonomi Padang Pariaman Terendah di Sumbar, Hanya 1,78 Persen Harga Cabai Merah Melonjak 40 Persen, Inflasi Sumbar Naik Jadi 3,97 Persen Sisir Lokasi Dugaan Aktivitas PETI di TNKS Pessel, Tim Gabungan Musnahkan 10 Pondok Basement Blok II Pasar Raya Padang Ada WiFi Gratis, Pedagang Bisa Jualan Online KAI Divre II Sumbar Gandeng Kejari Agam Amankan Aset Perusahaan Cuaca Sumbar Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat

News

86 Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG, SPPG Pauh Dihentikan Sementara

Fitratul Husnabadge-check

86 Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG, SPPG Pauh Dihentikan Sementara Perbesar

Covesia.co.id – Sebanyak 86 siswa MTsN 1 Pariaman harus mendapatkan penanganan medis setelah mengalami sejumlah keluhan kesehatan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Para siswa mengalami mual, muntah, sakit perut hingga sesak napas.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pariaman, Rudy Repenaldi Rilis, mengatakan puluhan siswa tersebut telah mendapatkan pengobatan di Rumah Sakit M. Yamin dan Rumah Sakit Sadikin.

“Jumlah anak yang mengalami indikasi keracunan sebanyak 86 orang. Dengan indikasi muntah, mual, sakit perut dan sesak napas,” ujar Rudy  saat di wawancara oleh Covesia pada Senin, (14/9/2026).

Menurut Rudy, seluruh siswa yang mengalami keluhan telah mendapatkan penanganan medis. Saat ini, sebagian siswa masih menjalani observasi, sementara sebagian lainnya sudah diperbolehkan pulang.

“Kondisi sekarang semua anak sudah tertangani dengan baik dan masih dalam observasi. Sebagian siswa sudah ada yang dibawa pulang,” katanya.

Untuk memastikan penyebab kejadian tersebut, Dinkes Kota Pariaman telah mengambil sampel muntahan siswa dan makanan yang dikonsumsi. Sampel tersebut selanjutnya diperiksa di laboratorium.

“Sampel muntah dan makanan sedang dicek laboratorium,” jelas Rudy.

Sebagai langkah sementara, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pauh dihentikan sementara. Dinkes Kota Pariaman juga telah melakukan koordinasi dengan Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Pariaman.

“Untuk langkah terhadap SPPG, sementara SPPG Pauh dihentikan sementara dan kita sudah koordinasi dengan Korwil SPPG Pariaman,” tuturnya.

Dinkes Kota Pariaman masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Padang Pariaman Terendah di Sumbar, Hanya 1,78 Persen

4 November 2026 - 13:19 WIB

Harga Cabai Merah Melonjak 40 Persen, Inflasi Sumbar Naik Jadi 3,97 Persen

4 November 2026 - 13:10 WIB

Sisir Lokasi Dugaan Aktivitas PETI di TNKS Pessel, Tim Gabungan Musnahkan 10 Pondok

4 November 2026 - 08:54 WIB

Basement Blok II Pasar Raya Padang Ada WiFi Gratis, Pedagang Bisa Jualan Online

4 November 2026 - 08:43 WIB

KAI Divre II Sumbar Gandeng Kejari Agam Amankan Aset Perusahaan

4 November 2026 - 08:40 WIB

Trending Topik News