Menu

Mode Gelap
Kualitas Udara di Kota Padang Masuk Level Berbahaya, ISPU Tembus 334  Maulid Nabi di Lubuk Pandan: Di Balik Lamang dan Tabuik Ada Warisan Syekh Burhanuddin Polresta Padang Luncurkan Tim Patroli Perintis Presisi dan Samapta Kasus Yogi “Starlink” Sikakap, Bupati Mentawai : Dia Bantu Program Pemerintah Akibat Karhutla, Program MBG di Dharmasraya Terganggu di Tingkat TK dan PAUD Polres Dharmasraya Grebek 4 Pelaku Pesta Sabu, Salah Satunya Perempuan

Daerah

Polda Sumbar Tuntaskan 12 Jembatan Pascabencana, Akses Warga di Padang Pariaman Pulih

Safira Ariel Putribadge-check

oplus_0 Perbesar

oplus_0

Covesia.co.id – Senyum lega kini kembali terpancar dari wajah pelajar SD dan ribuan warga Korong Parak Pisang, Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Akses utama yang sempat lumpuh total akibat bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 lalu, kini resmi kembali terhubung berkat hadirnya Jembatan Merah Putih.

​Jembatan sepanjang 60 meter dengan lebar 1,3 tersebut dibangun atas kolaborasi solid Brimob Polda Sumatera Barat dan Polres Padang Pariaman.

Kehadirannya menjadi angin segar yang menghubungkan kembali mobilitas warga di Nagari Sungai Buluh Barat dan Sungai Buluh Timur, baik untuk pejalan kaki maupun pengendara roda dua.

​Sebelumnya, jembatan lama rusak berat akibat terendam luapan Sungai Batang Anai setinggi dua meter. Lumpuhnya jembatan ini sempat memaksa ratusan pelajar dan warga memutar jauh melalui jalur alternatif yang memakan waktu serta biaya lebih besar.

​Rudi, salah seorang warga setempat, mengungkapkan betapa vitalnya peran jembatan ini bagi aktivitas harian masyarakat.

“Jembatan ini satu-satunya akses terdekat menuju jalan raya. Saat putus kemarin, warga sangat kesulitan. Sekarang jembatan sudah bisa dipakai lagi, sekolah dan membawa hasil pertanian jadi jauh lebih mudah,” ujar Rudi, Kamis (13/8).

Ditempat terpisah, ​Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, menyampaikan bahwa Jembatan Merah Putih di Batang Anai ini merupakan jembatan ke-12 yang dibangun Polri di wilayah Sumatera Barat pascabencana.

 

​”Selama bencana melanda, kami telah membangun 10 jembatan darurat dan dua jembatan bailey. Semuanya sudah selesai 100 persen dan dapat digunakan masyarakat. Ini bentuk komitmen kami untuk hadir memulihkan akses-akses vital warga,” tegas Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy.

 

​Sementara itu, Kapolres Padang Pariaman, AKBP Riyana Purwasari, menambahkan bahwa jajarannya tidak hanya fokus pada tugas pokok kepolisian, tetapi juga terus menjembatani berbagai kebutuhan sosial masyarakat melalui koordinasi lintas sektoral.

​Selain pembangunan infrastruktur jembatan, kepolisian juga tengah mengawasi persiapan proyek sosial lain, seperti pembangunan fasilitas pendidikan yang bekerja sama dengan yayasan filantropi di Kecamatan Batang Anai, guna mewujudkan sosok Polri yang Presisi dan Humanis. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

SMAN 3 Painan Bawa Nama Pesisir Selatan ke LCC Tingkat Nasional di Gedung DPR RI

27 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Wacana Jam Malam Perempuan di Payakumbuh, Bisa Berdampak pada Gaya Hidup?

16 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Jelang HUT RI, Hujan Diprediksi Guyur Sejumlah Wilayah Sumbar

15 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Akibat Bakar Sampah, Hutan di Harau Terbakar 1 Hektar

14 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Progres Huntap di 2 Lokasi Capai 50 Persen, Pemko Padang Targetkan September 2026 Selesai

12 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Trending Topik Daerah