Covesia.co.id – Senyum lega kini kembali terpancar dari wajah pelajar SD dan ribuan warga Korong Parak Pisang, Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Akses utama yang sempat lumpuh total akibat bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 lalu, kini resmi kembali terhubung berkat hadirnya Jembatan Merah Putih.
Jembatan sepanjang 60 meter dengan lebar 1,3 tersebut dibangun atas kolaborasi solid Brimob Polda Sumatera Barat dan Polres Padang Pariaman.
Kehadirannya menjadi angin segar yang menghubungkan kembali mobilitas warga di Nagari Sungai Buluh Barat dan Sungai Buluh Timur, baik untuk pejalan kaki maupun pengendara roda dua.
Sebelumnya, jembatan lama rusak berat akibat terendam luapan Sungai Batang Anai setinggi dua meter. Lumpuhnya jembatan ini sempat memaksa ratusan pelajar dan warga memutar jauh melalui jalur alternatif yang memakan waktu serta biaya lebih besar.
Rudi, salah seorang warga setempat, mengungkapkan betapa vitalnya peran jembatan ini bagi aktivitas harian masyarakat.
“Jembatan ini satu-satunya akses terdekat menuju jalan raya. Saat putus kemarin, warga sangat kesulitan. Sekarang jembatan sudah bisa dipakai lagi, sekolah dan membawa hasil pertanian jadi jauh lebih mudah,” ujar Rudi, Kamis (13/8).
Ditempat terpisah, Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, menyampaikan bahwa Jembatan Merah Putih di Batang Anai ini merupakan jembatan ke-12 yang dibangun Polri di wilayah Sumatera Barat pascabencana.
”Selama bencana melanda, kami telah membangun 10 jembatan darurat dan dua jembatan bailey. Semuanya sudah selesai 100 persen dan dapat digunakan masyarakat. Ini bentuk komitmen kami untuk hadir memulihkan akses-akses vital warga,” tegas Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy.
Sementara itu, Kapolres Padang Pariaman, AKBP Riyana Purwasari, menambahkan bahwa jajarannya tidak hanya fokus pada tugas pokok kepolisian, tetapi juga terus menjembatani berbagai kebutuhan sosial masyarakat melalui koordinasi lintas sektoral.
Selain pembangunan infrastruktur jembatan, kepolisian juga tengah mengawasi persiapan proyek sosial lain, seperti pembangunan fasilitas pendidikan yang bekerja sama dengan yayasan filantropi di Kecamatan Batang Anai, guna mewujudkan sosok Polri yang Presisi dan Humanis. (*)











