Menu ✖

Mode Gelap
Korban Perampokan di Agam Alami Retak Tengkorak dan Disarankan Operasi Polisi Buru Tiga Pelaku Perampokan Bersenjata di Agam, Korban Masih Dirawat di RSAM Dirawat di RSAM Bukittinggi, Begini Kondisi Korban Perampokan di Agam Warga Siberut Utara Dipastikan Tak Dapat Beras Bansos Tahap 3, Camat : Berasnya Tak Layak Beredar Kabar Perampok Bersenpi Beraksi di Agam, 1 Pelaku Dilumpuhkan Warga Kejari Periksa Eks Wako Pariaman Terkait Kasus Korupsi Septic Tank

Daerah

Progres Huntap di 2 Lokasi Capai 50 Persen, Pemko Padang Targetkan September 2026 Selesai

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Progres Huntap di 2 Lokasi Capai 50 Persen, Pemko Padang Targetkan September 2026 Selesai Perbesar

Covesia.co.id – Proses pembangunan 324 rumah Hunian Tetap (Huntap) untuk korban banjir bandang November 2025 silam memasuki 50 persen di dua lokasi.

Dua lokasi tersebut berasa di Tanah Sungkai, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, serta kawasan Bumi Perkemahan, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.

Wakil Walikota Padang, Maigus Nasir melakukan kunjungan untuk memastikan progress pembangunan Huntap terlaksana sesuai target, yakni pada September 2026.

“Pemko Padang telah mengupayakan lahan untuk pembangunan Huntap. Tidak ada kendala lagi, jadi fokus pada pembangunan,” Ucap Maigus Nasir, Rabu (12/8/2026).

Maigus juga menyampaikan Terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah membangun Huntap di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang.

Kemudian kepada Kementerian PKP RI yang telah membangun Huntap di kawasan Sungkai.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Padang Tri Hadiyanto mengatakan, untuk pembangunan Huntap di kawasan Sungkai, Pemko Padang telah menyelesaikan pengadaan lahan seluas sekitar 4,6 hektare.

Di atas lahan tersebut, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI direncanakan membangun sebanyak 183 unit rumah. Pembangunan ditargetkan mulai dilakukan pada September 2026.

“Huntap di Sungkai akan dibangun oleh Kementerian PKP lengkap dengan prasarana dan sarana pendukung, seperti listrik, jalan lingkungan, dan jaringan air minum. Pemko Padang menyiapkan sumber air minum. Huntap ini nantinya diperuntukkan bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Pauh,” ujar Tri.

Menurut Tri, pembangunan tidak hanya berfokus pada rumah, tetapi juga memastikan kawasan tersebut memiliki infrastruktur dasar yang memadai sehingga dapat menjadi lingkungan permukiman yang layak bagi warga.

Selain Sungkai, pembangunan Huntap juga berlangsung di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang. Pada tahap pertama, Pemko Padang telah menyediakan lahan sekitar 2,8 hektare yang diproyeksikan untuk pembangunan 141 unit rumah.

Pembangunan rumah di lokasi tersebut dilakukan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi dan saat ini progresnya telah mendekati 50 persen.

Tri mengatakan, Pemko Padang juga masih melakukan penambahan lahan di kawasan tersebut untuk memperluas kapasitas pembangunan Huntap.

“Selain itu, kita juga sudah membeli lahan sekitar 1,2 hektar yang diperkirakan dapat menampung sekitar 85 unit rumah. Kemudian sekarang sedang proses tambahan pengadaan lahan lagi sekitar 2,2 hektar,” katanya.

Dengan tambahan lahan tersebut, Pemko Padang menargetkan pembangunan sekitar 340 unit Huntap di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang.

Selain pembangunan rumah, Pemko Padang juga menyiapkan Prasarana dan Sarana Utilitas (PSU) untuk mendukung kawasan Huntap. Infrastruktur yang disiapkan antara lain jalan lingkungan, irigasi, jaringan air, serta fasilitas pendukung lainnya.

Tri mengatakan pekerjaan PSU di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang ditargetkan mulai dikerjakan dalam waktu dekat.

“PSU kita mulai minggu depan, karena Yayasan Buddha Tzu Chi fokus membangun rumah. Tahun ini kita menargetkan pembangunan 141 unit Huntap di Balai Gadang dan 183 unit di Sungkai,” ujarnya.

Jika seluruh target tersebut terealisasi, sedikitnya 324 unit Huntap akan dibangun pada tahun ini di dua lokasi tersebut.

Pemko Padang berharap pembangunan hunian tetap tersebut dapat menjadi solusi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang November 2025.

Penyediaan rumah permanen sekaligus infrastruktur dasar di kawasan Huntap diharapkan dapat memberikan kepastian tempat tinggal bagi masyarakat terdampak dan mendukung proses pemulihan pascabencana di Kota Padang. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Indeks Udara Padang Tembus Kategori Tidak Sehat, BMKG Ungkap Asal Kabut Asapnya

18 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Spesialis Pencuri Fasilitas Sekolah di Padang Pariaman  Ditangkap Polisi

17 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Satpol PP Kembali Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, 5 Wanita Diamankan

17 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Ini Daerah di Sumbar yang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

23 September 2026 - 09:33 WIB

Pengurus PPWB Bukittinggi Periode 2026-2031 Dikukuhkan

22 September 2026 - 17:35 WIB

Trending Topik Daerah