Menu

Mode Gelap
Korban TPPO di Myanmar Asal Sumbar Dipulangkan, Kini di Shelter BP3MI LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan Di Tengah Curah Hujan Tinggi, Ada 8 Titik Api Muncul di Sumbar

News

Pemkab Tanah Datar Siapkan Benteng Van Der Capellen Jadi Museum Sejarah

badge-check

Pemkab Tanah Datar Siapkan Benteng Van Der Capellen Jadi Museum Sejarah Perbesar

Covesia.co.id – Pemerintah Tanah Datar meminta Kementerian Kebudayaan untuk mempercepat revitalisasi benteng Van Der Capellen agar bisa segera dijadikan Museum Sejarah.

Permintaan ini langsung disampaikan oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra dalam kunjungannya ke kementerian Kebudayaan, Senin (20/7/2026).

Kedatangan Eka Putra ini disambut oleh Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan, Dr. Restu Gunawan dan Sekretaris Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Lita Rahmiati.

Dalam pembahasannya, Eka Putra meminta rencana revitalisasi Benteng Van der Capellen yang sebelumnya telah dikomunikasikan dengan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon agar dipercepat.

Menurutnya, upaya tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga nilai sejarah bangunan cagar budaya sekaligus menghadirkan destinasi wisata edukatif di Tanah Datar.

“Revitalisasi Benteng Van der Capellen direncanakan untuk dijadikan museum sejarah yang dapat menjadi pusat edukasi sekaligus destinasi wisata baru bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Tanah Datar,” ujar Eka Putra.

Benteng Van der Capellen telah menjadi salah satu bangunan peninggalan kolonial Belanda yang berstatus cagar budaya, dan berada di bawah Balai Pelestarian Kebudayaan Kementerian Kebudayaan.

Saat ini, sebagian kawasan benteng masih dimanfaatkan sebagai kantor Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanah Datar.

Jika proses revitalisasi bisa terwujud secepatnya, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan memindahkan aktivitas perkantoran tersebut ke lokasi lain. Dengan begitu kawasan benteng dapat ditata dan dikembangkan sebagai situs bersejarah.

Kementerian Kebudayaan pun menyambut baik rencana revitalisasi yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Bahkan, anggarannya pun telah tersedia, dengan begitu tahapan pengerjaan dapat segera dipersiapkan.

“Alhamdulillah, rencana revitalisasi ini mendapat respons positif dari Kementerian Kebudayaan. Anggaran untuk pelaksanaannya telah tersedia dan kami berharap prosesnya dapat segera berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan,” kata Eka Putra.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanah Datar, Ten Feri, mengatakan pemerintah daerah akan segera melengkapi seluruh dokumen administrasi dan teknis yang dibutuhkan, termasuk penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebagai salah satu syarat pelaksanaan revitalisasi.

Ke depan, museum yang akan dibangun di kawasan Benteng Van der Capellen direncanakan dikelola secara bersama dengan Kementerian Kebudayaan agar pengelolaannya lebih profesional.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Korban TPPO di Myanmar Asal Sumbar Dipulangkan, Kini di Shelter BP3MI

30 Juli 2026 - 21:17 WIB

LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang

30 Juli 2026 - 18:53 WIB

Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara

30 Juli 2026 - 15:24 WIB

Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia

30 Juli 2026 - 15:01 WIB

Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan

30 Juli 2026 - 13:54 WIB

Trending Topik News