Covesia.co.id – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Padang Pariaman sejak Jumat (2/1) pagi hingga sore mengakibatkan sejumlah sungai meluap dan merendam pemukiman warga. Kondisi terparah dilaporkan terjadi di Korong Surantiah, Nagari Lubuk Alung, di mana ketinggian air mencapai leher orang dewasa.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, yang meninjau langsung lokasi bencana menyatakan bahwa lebih dari 200 warga terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman. Proses evakuasi dilakukan secara intensif oleh tim gabungan dari SAR, Polri, dan TNI.
“Debit air terus bertambah sehingga tidak memungkinkan warga tetap tinggal di rumah. Kami fokus mengevakuasi warga yang terjebak menggunakan perahu karet,” ujar John Kenedy Azis di lokasi banjir, Jumat (2/1).
Luapan Sungai Batang Anai menjadi penyebab utama banjir susulan ini. Selain kawasan Surantiah, banjir juga dilaporkan melanda wilayah Jatu Tanam dan beberapa titik lain di Kecamatan Batang Anai. Hingga saat ini, Pemerintah Daerah (Pemda) mencatat sedikitnya tiga kecamatan terdampak signifikan oleh bencana ini.
Sebagai langkah penanganan darurat, Pemda Padang Pariaman telah mendirikan tenda pengungsian serta dapur umum di titik-titik strategis.
“Kami masih melakukan pendataan terhadap dampak kerusakan dan jumlah pasti korban terdampak. Saat ini prioritas utama adalah keselamatan nyawa warga,” pungkas Bupati.
Petugas gabungan masih bersiaga di lokasi mengingat cuaca yang belum stabil dan potensi kenaikan debit air susulan. (*)




