Covesia.co.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan lebat disertai petir di sejumlah wilayah Sumatera Barat pada Rabu (21/10/2026).
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu aktivitas dan perjalanan.
Berdasarkan informasi peringatan dini BMKG, potensi hujan lebat disertai petir pada pagi hari mencakup sejumlah kecamatan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Tanah Datar, Agam, Solok, serta wilayah Kepulauan Mentawai.
Peringatan dini yang diterbitkan untuk periode pukul 06.00 hingga 08.30 WIB tersebut mencakup 18 kecamatan, di antaranya Akabiluru, Bukik Barisan, Kapur IX, Suliki, Batipuh, Batipuh Selatan, Pariangan, Candung, dan Sungai Tarab.
Potensi cuaca buruk juga perlu diperhatikan di wilayah Siberut Barat, Siberut Barat Daya, Siberut Selatan, Siberut Tengah, Siberut Utara, serta X Koto Singkarak.
Selain potensi hujan, kondisi cuaca di Sumatera Barat diprakirakan bervariasi sepanjang hari.
Sejumlah wilayah diprediksi mengalami udara kabur, sedangkan Kepulauan Mentawai, Solok Selatan, dan Pasaman Barat diprakirakan berawan.
Suhu udara di Sumatera Barat diperkirakan berkisar antara 17 hingga 31 derajat Celsius.
Kabupaten Solok dan Kota Bukittinggi diprakirakan menjadi wilayah dengan suhu terendah, yakni sekitar 17 derajat Celsius.
Sementara itu, suhu tertinggi diperkirakan mencapai 31 derajat Celsius di Kabupaten Pasaman Barat, Kota Sawahlunto, dan Kota Pariaman.
Di Kota Padang, prakiraan BMKG menunjukkan kondisi udara kabur pada sejumlah waktu, dengan suhu sekitar 21–28 derajat Celsius.
Kondisi cuaca tersebut dapat berubah mengikuti perkembangan atmosfer. Karena itu, masyarakat perlu memantau pembaruan prakiraan cuaca, terutama apabila hendak melakukan perjalanan antardaerah atau beraktivitas di luar ruangan. (*)










