Menu ✖

Mode Gelap
Padang Raih 267 Emas, KONI Sumbar Sahkan Hasil Akhir Porprov XVI 2026 Aksi Bersih Pantai Air Manis Padang, Pedagang Diminta Terlibat Kelola Sampah PTPN Bakal Turun Tangan Kelola Gambir Lima Puluh Kota, Perintah Langsung Dony Oskaria Prakiraan Cuaca Sumbar 21 Oktober: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir di Daerah Ini Update Harga Komoditi Pangan di Pasar Raya Padang, Cabai Merah Keriting Rp78 Ribu per Kg Korban Perampokan di Agam Alami Retak Tengkorak dan Disarankan Operasi

News

Update Harga Komoditi Pangan di Pasar Raya Padang, Cabai Merah Keriting Rp78 Ribu per Kg

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Update Harga Komoditi Pangan di Pasar Raya Padang, Cabai Merah Keriting Rp78 Ribu per Kg Perbesar

Covesia.co.id — Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Raya Padang mengalami perubahan.

Update harga dari Dinas Perdagangan Kota Padang harga cabai keriting merah dan bawang merah packing naik, sedangkan beberapa jenis cabai lainnya mengalami penurunan. Update harga terbaru dilakukan pada Selasa (20/10/2026).

Harga cabai keriting merah tercatat naik dari Rp75.000 menjadi Rp78.333 per kilogram. Artinya, terjadi kenaikan Rp3.333 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada bawang merah packing. Komoditas ini naik dari Rp19.333 menjadi Rp22.000 per kilogram, atau bertambah Rp2.667 per kilogram.

Sementara itu, beberapa jenis cabai justru mengalami penurunan. Harga cabai keriting hijau turun dari Rp57.333 menjadi Rp54.000 per kilogram. Cabai rawit merah turun dari Rp87.000 menjadi Rp83.333 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau turun dari Rp80.000 menjadi Rp78.333 per kilogram.

Untuk komoditas lainnya, bawang merah super tercatat Rp29.333 per kilogram dan bawang merah biasa Rp26.000 per kilogram. Harga tomat masih berada di angka Rp11.667 per kilogram.

Adapun gula pasir premium dijual Rp20.000 per kilogram, sedangkan gula pasir curah Rp18.833 per kilogram.

Perubahan harga cabai dipengaruhi terganggunya pasokan dari sejumlah daerah penghasil, terutama Sumatera Utara.

“Pasokan dari Sumatera Utara yang seharusnya masuk dalam tiga bulan ini, yakni Agustus, September, dan Oktober terputus. Ini karena adanya kejadian bencana alam di beberapa wilayah yang mengakibatkan gagal panen petani kita,” kata Huda, seorang pedagang di Pasar Raya, Rabu (21/10/2026).

Gangguan pasokan tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan harga sejumlah komoditas di pasar.

Masyarakat dapat memantau informasi harga bahan pokok melalui portal Pasar Ami milik Dinas Perdagangan Kota Padang di https://pasarami.padang.go.id/. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Aksi Bersih Pantai Air Manis Padang, Pedagang Diminta Terlibat Kelola Sampah

21 Oktober 2026 - 10:37 WIB

PTPN Bakal Turun Tangan Kelola Gambir Lima Puluh Kota, Perintah Langsung Dony Oskaria

21 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Prakiraan Cuaca Sumbar 21 Oktober: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir di Daerah Ini

21 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Korban Perampokan di Agam Alami Retak Tengkorak dan Disarankan Operasi

20 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Polisi Buru Tiga Pelaku Perampokan Bersenjata di Agam, Korban Masih Dirawat di RSAM

20 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Trending Topik News