34 Orang Dilaporkan Hilang Terbawa Banjir Bandang Jembatan Kembar Padang Panjang

Covesia.co.id – Jumlah korban hilang akibat musibah banjir bandang di Jembatan Kembar, Silaing, Kota Padang Panjang, disebut mencapai 34 orang. Data ini didapat dari laporan masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Padang Panjang, Nofi Yanti, mengonfirmasi angka tersebut pada Jumat (28/11). “Iya, itu data sementara yang kita input berdasarkan informasi dari masyarakat,” ujarnya.

Angka 34 orang hilang ini menambah daftar panjang korban tragedi alam yang melanda wilayah tersebut.

Di tempat terp[isah, tim gabungan telah menemukan total 19 jenazah di sepanjang aliran Sungai Batang Anai, wilayah Padang Pariaman. Penemuan terbaru pada Jumat (28/11) siang adalah satu jenazah di Lubuk Alung, yang melengkapi total 19 jenazah yang ditemukan selama dua hari pencarian di wilayah Padang Pariaman, seperti disampaikan oleh Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir.

Namun, BPBD Padang Panjang belum dapat memastikan apakah ke-19 jenazah yang ditemukan di Padang Pariaman tersebut merupakan bagian dari 34 korban hilang yang mereka data.

“Kita belum bisa memastikan semuanya, memang benar ada beberapa yang telah teridentifikasi,” terang Nofi Yanti.

Pihak BPBD Padang Panjang saat ini masih fokus melakukan pencarian dan mencocokkan data korban yang ditemukan di berbagai tempat, termasuk dengan jenazah yang ditemukan di wilayah Padang Pariaman.

Kapolsek Kayu Tanam, Iptu Deni Kurniawan, sebelumnya membenarkan penemuan 11 jenazah di Kecamatan 2X11 Kayu Tanam pada hari yang sama, menjadikan total temuan di kecamatan tersebut menjadi 18 jenazah selama dua hari. Seluruh jenazah yang ditemukan segera dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk proses identifikasi.

Pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan dari TNI, Polri, dan masyarakat terus diintensifkan dilairan sungai Batang Anai, Padang Pariaman (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *